MURIANETWORK.COM - Gubernur Jakarta, Pramono Anung, mengusulkan agar peringatan haul untuk para ulama dan pejuang Betawi dimasukkan ke dalam rangkaian resmi perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Ibu Kota. Gagasan ini diungkapkannya dalam sebuah festival baru-baru ini, dengan rencana menggelar acara tersebut di kawasan Monumen Nasional (Monas) dan melibatkan partisipasi massal warga.
Menguatkan Jati Diri Kota
Pramono menekankan pentingnya penghormatan kolektif terhadap tokoh-tokoh Betawi sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi historis mereka. Menurutnya, selama ini belum ada momentum bersama dalam perayaan ulang tahun Jakarta yang secara khusus menyoroti jasa para ulama dan pejuang lokal.
“Sudah saatnya Jakarta memberikan ruang penghormatan yang layak bagi ulama dan pejuang Betawi. Ini bukan hanya mengenang, tetapi juga menguatkan jati diri kota,” tutur Pramono.
Visualisasi Acara dan Partisipasi Masyarakat
Gubernur membayangkan acara tersebut dapat dihadiri oleh puluhan ribu jamaah dari berbagai majelis taklim dan komunitas Betawi. Lebih dari sekadar kumpulan doa, kegiatan ini dirancang untuk menjadi sarana edukasi sejarah yang hidup, terutama bagi generasi muda yang akan menyambut peringatan 500 tahun Jakarta.
Artikel Terkait
Polisi Tangkap Pelaku Penipuan Investasi Sarang Walet Rugikan Korban Rp 78 Miliar
Mendagri Terbitkan SE, ASN Daerah Boleh WFH Setiap Jumat Mulai 2026
Menaker Usulkan Industri Kreatif Jadi Laboratorium Magang Nasional
Bupati Banyuwangi Paparkan Capaian 2025: IPM Naik, Kemiskinan Turun, Ekonomi Tumbuh 5,65%