Dua Siswi SD di Lombok Barat Dampingi Psikolog Usai Batal Nikah dan Mogok Sekolah

- Rabu, 11 Februari 2026 | 15:15 WIB
Dua Siswi SD di Lombok Barat Dampingi Psikolog Usai Batal Nikah dan Mogok Sekolah

"Terus kita ke sekolah kasih pengertian juga. Dan pihak sekolah kooperatif juga, silahkan melanjutkan begitu."

Dari kacamata dinas, persoalan ini secara pendidikan sudah bisa dibilang berjalan ke arah penyelesaian. Keinginan untuk belajar kembali sudah muncul.

Ditemani untuk Pulih

Nah, untuk mengatasi rasa malu dan luka psikologis itulah, kedua siswi kini mendapat pendampingan. Mereka dibawa ke Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) setempat untuk menjalani asesmen dengan psikolog.

"Sudah kami bawa mereka. Itu untuk kita melakukan asesmen ke psikolog,"

kata Arief Surya Wirawan, Kepala Dinsos PPA Lombok Barat.

Pendampingan ini punya dua tujuan. Selain memulihkan kondisi mental, juga untuk memberikan pemahaman tentang risiko pernikahan di usia anak. Arief menegaskan, pihaknya bukan anti-pernikahan. Asal, katanya, usianya sudah cukup dan semua pihak siap.

Editor: Bayu Santoso


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar