Di sela-sela rapat dengan pimpinan DPR di Senayan, Rabu (10/2/2026), Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa buka suara. Ini menanggapi pernyataan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono yang menyanggah soal anggaran kapal yang katanya sudah cair. Purbaya terlihat santai, tapi nada bicaranya jelas.
“Oh saya nggak tahu, kan dia suka promosi kapal banyak,” ujarnya, usai rapat. “Saya cuman cek kan ke galangan, ada nggak yang di-order? ya belum. Berarti kan belum ada pesanan ke sana.”
Ia mengangkat bahu. “Mau dibikin kapan saya nggak tahu. Ya udah.”
Menurutnya, data yang ia terima bisa saja keliru. Namun begitu, Purbaya menekankan satu hal: urusan pinjaman, sekalipun dari luar, tetap harus melewati Kementerian Keuangan. “Yang betul Pak Trenggono mungkin saya datanya salah. Tapi sebagian katanya uangnya pinjaman. Tapi pinjaman juga nanti kan lewat kita juga,” jelas dia.
Soal besaran angka pinjamannya, Purbaya mengaku belum tahu pasti. “Saya nggak tahu angkanya berubah-ubah terus,” katanya. Yang penting, menurutnya, program pembuatan kapal itu harus segera dieksekusi. “Yang penting gini, ketika ada program tadi pembuatan kapal, cepat dilanjutkan ke bawah, itu aja.”
Artikel Terkait
Studi UI: Krisis Selat Hormuz 2026 Berdampak Asimetris pada BUMN, Ada yang Tertekan Ada yang Diuntungkan
Anggota DPRD Palembang Dukung Pembatasan Akun Medsos untuk Anak di Bawah 16 Tahun
Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria di Final FIFA Series 2026 di GBK
TNI AU Gelar Bakti Sosial, Berikan Kaki Palsu Gratis di Yogyakarta