Rute KRL Green Line, yang menghubungkan Tanah Abang dengan Rangkasbitung, sempat kacau pagi tadi. Penyebabnya, sebuah tiang listrik aliran atas (LAA) di antara Stasiun Maja dan Tigaraksa terlihat miring. Ternyata, tanah di sekitarnya longsor.
Laporan pertama datang dari masinis Commuter Line nomor 1606A. Saat kereta itu melaju dari Parung Panjang menuju Rangkasbitung, sang masinis melihat ada tiang yang menjorok ke arah jalur. Situasinya cukup berbahaya.
Manager Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan, memberikan penjelasan langsung kepada awak media pada Kamis (22/1/2026).
"Petugas di lokasi sudah melakukan langkah awal untuk penanganannya," ujar Leza.
Dia menambahkan, perbaikan diperkirakan butuh waktu sekitar dua sampai tiga jam. Pengerjaan dimulai sejak pukul enam pagi.
Selama proses perbaikan berlangsung, layanan di sektor Tigaraksa-Maja pun tak berjalan normal. Hanya satu jalur yang bisa dipakai, itupun dengan sistem bergantian dan kecepatan kereta dibatasi ketat saat melewati titik bermasalah.
Leza juga punya saran buat penumpang yang terpengaruh.
"Bagi pengguna dari lintas Rangkasbitung - Maja yang tidak dapat menunggu, dapat menggunakan moda transportasi lain yang tersedia dan menyesuaikan kembali perjalanannya," tambahnya.
Jadi, pagi itu chaos sedikit memang. Longsor, tiang miring, lalu jadwal pun berantakan. Tapi setidaknya penanganan sudah dilakukan secepatnya untuk mengembalikan situasi.
Artikel Terkait
Pemadaman Listrik Satu Jam di Jakarta Hemat 96,91 MWh, Harga Telur Justru Turun
Lansia di Klungkung Ditemukan Tewas Gantung Diri, Diduga Terlilit Utang Rp68 Juta
Brasil vs Maroko: Daftar Pemain Resmi untuk Laga Perdana Grup C Piala Dunia 2026
Produsen Inaco Patok Harga IPO Rp900–Rp1.120 per Saham, Targetkan Dana Rp392 Miliar