"Ya, kronologinya kurang lebih kan itu sudah ada videonya seperti itu. Nah, penanganannya itu kan dari RSUD Mampang itu kita bawa ya. Dari Polsek kita antar ke Kramat Jati untuk perawatan lebih lanjut terkait dengan korban, sekalian visum," jelas Wahid saat dikonfirmasi pada Minggu (4/1).
Dia menambahkan, penyelidikan sudah digeber. Anggota di lapangan sedang berusaha mengidentifikasi pelaku dan memeriksa sejumlah saksi.
"Penanganannya, anggota sudah melakukan penyelidikan, olah TKP ya untuk mengenali ciri-ciri pelaku sebagaimana ada yang di gambar. Kita sudah memeriksa beberapa saksi ya mudah-mudahan segera didapatkan titik terang. Sementara seperti itu," tuturnya.
Lantas, apa pemicu semua ini? Wahid mengungkapkan, akar masalahnya sepele: perselisihan di jalan raya antara pengendara mobil dan motor. Namun, tensi yang tinggi membuatnya berujung kekerasan ekstrem.
"Ya kalau dari keterangan yang dihimpun itu terjadi inilah ya, perselisihan. Perselisihan di jalan, karena yang satu mengendarai sepeda motor yang satu mengendarai mobil. Itu ada perselisihan, nah kemudian berakhir dengan adanya penusukan oleh salah satu pelaku," ucap Wahid menerangkan.
Kasus ini kembali menyoroti betapa konflik lalu lintas yang awalnya kecil, bisa meledak menjadi kekerasan fisik yang serius. Publik kini menunggu, apakah polisi bisa segera menangkap ketiga pelaku yang masih buron itu.
Artikel Terkait
Polisi Bongkar 21 Situs Judol, Sita Dana Fantastis Rp 97 Miliar
Trump Kembali Panaskan Greenland, Opsi Militer Dikaji Serius
KPAI Soroti 70 Anak Korban Paparan Ideologi Kekerasan di Komunitas True Crime
Ayah Kandung di Kubu Raya Diringkus Warga Usai Perkosa Anak 11 Tahun Berulang Kali