Dalam sebuah wawancara telepon dengan Fox News yang juga dilaporkan CNN, Donald Trump membuat pengakuan mengejutkan. Mantan Presiden AS itu mengungkapkan bahwa Nicolas Maduro beserta istrinya kini berada di atas kapal perang USS Iwo Jima. Menurut Trump, mereka sedang dalam perjalanan menuju New York.
"Ya, Iwo Jima, mereka berada di atas kapal," ujar Trump, Minggu (4/1/2025).
Ia lalu menjelaskan detil operasinya. Maduro disebut diangkut dengan helikopter dari Venezuela langsung ke geladak kapal perang tersebut. "Mereka akan menuju New York. Helikopter membawa mereka keluar, dan mereka pergi dengan helikopter dalam penerbangan yang menyenangkan saya yakin mereka menyukainya."
Tapi nada Trump tiba-tiba berubah. Suaranya terdengar lebih keras dan tegas. "Tapi mereka, mereka telah membunuh banyak orang, ingat itu."
Lalu, apa sebenarnya jalan keluar yang ditawarkan kepada pemimpin Venezuela itu?
"Yah, pada dasarnya saya mengatakan, Anda harus menyerah. Anda harus tunduk," tegas Trump.
Dia mengaku telah berbicara langsung dengan Maduro sekitar seminggu yang lalu. "Ini adalah simbol yang sangat penting, dan kami saya telah berdiskusi. Saya sebenarnya berbicara dengannya sendiri, tetapi saya mengatakan, Anda harus menyerah. Anda harus tunduk," paparnya lagi.
Meski operasi digambarkan berlangsung di lokasi yang dijaga sangat ketat, Trump meyakini tidak ada korban jiwa dari pihak AS. Beberapa orang memang terluka saat berusaha menangkap Maduro. "Saya rasa tidak ada yang tewas, harus saya katakan, karena beberapa orang terkena tembakan. Tetapi mereka kembali dan kondisi mereka cukup baik," jelasnya.
Tak cuma itu. Sebuah helikopter pun ikut terkena tembakan selama misi berlangsung. Namun begitu, Trump dengan cepat menambahkan, "Kami tidak kehilangan pesawat. Semuanya kembali. Salah satunya terkena tembakan cukup keras, sebuah helikopter, tetapi kami berhasil mendapatkannya kembali."
Artikel Terkait
PT Sucofindo dan Surveyor Indonesia Raih Penghargaan di ITAY 2026
Propam Polda Sulsel Selidiki Kematian Bintara Muda Diduga Dianiaya di Asrama
Gunung Ibu Erupsi, Kolom Abu Membubung 300 Meter
Gerakan Indonesia ASRI Perluas Aksi Bersih-Bersih Ruang Publik di Hari Peduli Sampah