Prabowo Tinjau Huntara di Aceh, 15.000 Unit Dijanjikan dalam Tiga Bulan

- Kamis, 01 Januari 2026 | 13:05 WIB
Prabowo Tinjau Huntara di Aceh, 15.000 Unit Dijanjikan dalam Tiga Bulan

Suasana di Karang Baru, Aceh Tamiang, Kamis siang itu cukup ramai. Presiden Prabowo Subianto tiba di lokasi pembangunan Rumah Hunian Danantara sekitar pukul 12.15 WIB. Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau langsung hunian sementara bagi korban bencana, sekaligus memastikan pemulihan kehidupan warga bisa berjalan dengan baik.

Antusiasme terlihat jelas. Begitu turun dari kendaraan, Prabowo langsung disambut hangat oleh warga dan para pekerja. Ia tak segan menyapa, berjabat tangan, bahkan sesekali memeluk anak-anak yang ada di sana. Sambutan itu terasa spontan dan penuh kehangatan.

Dalam kunjungannya, Presiden tak sendirian. Ia didampingi sejumlah pejabat, antara lain Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem. Hadir juga Menteri Investasi sekaligus CEO Danantara, Rosan Roeslani, dan Kepala BP Danantara, Dony Oskaria.

Setelah berbincang dengan warga, rombongan pun berkeliling melihat blok-blok hunian yang dibangun untuk korban banjir dan longsor. Dony Oskaria lantas memaparkan fasilitas yang tersedia. "Unit-unit ini sudah dilengkapi kasur, toilet, dan listrik," jelasnya. Tak cuma itu, ada juga klinik dan akses Wi-Fi gratis untuk para penghuni.

Percepatan pembangunannya memang patut dicatat. Proyek Huntara ini baru dimulai pada 24 Desember tahun lalu. Namun, dalam waktu kurang dari dua minggu, kemajuan fisiknya sangat signifikan.

Per 1 Januari 2026, tercatat 198 unit sudah selesai berdiri. Angka itu akan melonjak cepat: 600 unit ditargetkan siap huni pada 8 Januari mendatang. Nah, target jangka menengahnya lebih besar lagi. Dalam tiga bulan ke depan, pembangunan akan dirampungkan hingga mencapai 15.000 unit. Sebuah langkah yang cukup ambisius, tapi terlihat upaya nyatanya di lapangan.

Dengan adanya Huntara ini, harapannya kehidupan masyarakat yang terdampak bencana bisa segera kembali berjalan. Setidaknya, mereka punya tempat tinggal yang layak untuk sementara waktu, sambil menata kembali masa depan.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar