Tanggapan China? Justru lebih keras lagi.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Lin Jian, tak tinggal diam. Dalam sebuah konferensi pers, ia menyampaikan kecaman balik dengan nada yang tegas.
Begitulah pernyataan Lin Jian, seperti yang dilaporkan kantor berita AFP. Kritik dan kecaman saling berbalas, memperlihatkan betapa panasnya situasi di kawasan itu. Latihan perang yang seharusnya jadi urusan internal militer, kini justru berubah menjadi perang kata-kata di panggung internasional.
Artikel Terkait
Puncak Bogor Diserbu 55 Ribu Kendaraan Per Hari Saat Libur Nataru
Ramadan 2026: Pemerintah Prediksi 19 Februari, Muhammadiyah Tetapkan 18 Februari
Dubes Spanyol Desak Pencarian Pelatih Valencia dan Dua Putranya di Perairan Komodo Dilanjutkan
Tanggal 2 Januari Bukan Libur, Tapi Bisa Jadi Pintu ke Libur Panjang