Catatan Akhir Tahun Polda Metro Jaya: Laporan Polisi Tertinggi, Tapi Kriminalitas Turun

- Kamis, 01 Januari 2026 | 06:15 WIB
Catatan Akhir Tahun Polda Metro Jaya: Laporan Polisi Tertinggi, Tapi Kriminalitas Turun

Tahun 2025 ditutup Polda Metro Jaya dengan catatan yang cukup positif. Bukan cuma soal penegakan hukum, stabilitas keamanan di Ibu Kota secara umum juga bisa dikatakan terjaga dengan baik.

Di sisi lain, komitmen mereka juga mengarah pada hal yang lebih luas. Polda turut mendukung program-program prioritas pemerintah, seperti Asta Cita Presiden Prabowo Subianto menuju Indonesia Emas 2045. Dukungan itu diwujudkan, misalnya, lewat keterlibatan dalam program ketahanan pangan hingga Makan Bergizi Gratis.

Jakarta memang tak pernah sepi dari dinamika. Menurut data yang dirilis, sepanjang tahun lalu Polda Metro Jaya menerima 74.013 laporan polisi. Angka itu tertinggi secara nasional dan menyumbang sekitar 16 persen dari total 329.120 laporan di seluruh Indonesia.

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri, mengonfirmasi hal tersebut dalam konferensi pers akhir tahun di Mapolda, Rabu (31/12).

"Sepanjang 2025, Polda Metro Jaya termasuk salah satu Polda dengan jumlah laporan polisi tertinggi di Indonesia. Berkontribusi sekitar 16 persen dari total laporan polisi nasional," kata Asep.

Namun begitu, ada kabar baik di balik tingginya angka pelaporan itu. Kapolda menyebut bahwa tingkat kriminalitas di Jakarta dan sekitarnya justru mengalami tren penurunan. Atas capaian ini, Asep menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya untuk seluruh jajarannya.

"Sepanjang tahun 2025 ini saudara-saudara sekalian telah bekerja dalam ritme metropolitan yang tidak pernah benar-benar berhenti," ujarnya.

Ia menggambarkan, tugas mereka beragam sekali. Mulai dari mengamankan kegiatan masyarakat, menangani perkara, mengurai kemacetan, sampai merespons panggilan bantuan. Semua dikerjakan dengan penuh tanggung jawab meski harus menguras waktu dan pikiran.

"Semoga seluruh pengabdian tersebut benar-benar bermanfaat bagi masyarakat bangsa dan negara, terutama dalam mendukung visi Indonesia Emas tahun 2045," harap Kapolda.

Ucapan terima kasih juga ia sampaikan kepada Forkopimda dan seluruh lapisan masyarakat. Peran serta mereka dinilai krusial dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban di Jakarta.

Lalu, apa saja sih pencapaian konkret mereka sepanjang tahun lalu? Berikut beberapa poin yang dipaparkan Irjen Asep Edi Suheri.

1. Amankan 2.304 Unjuk Rasa di Jakarta

Dari Januari hingga Desember 2025, tercatat ada 2.304 aksi unjuk rasa yang diamankan oleh Polda Metro Jaya. Jumlah itu menunjukkan betapa sibuknya wilayah Jakarta.

Irjen Asep menegaskan prinsip yang dipegang dalam mengamankan setiap aksi.

"Prinsip utama kami adalah kami akan berupaya menjaga keseimbangan. Hak warga untuk menyampaikan aspirasi tetap dihormati, tapi ketertiban umum, keselamatan, dan aktivitas masyarakat lainnya juga harus tetap terjaga," jelasnya.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar