Dalam perjalanan meninjau jembatan bailey di Sungai Garoga, mobil Presiden Prabowo Subianto tiba-tiba melambat dan berhenti. Ia melihat sekelompok petugas polisi dengan anjing pelacak K-9 mereka, yang masih terlibat dalam operasi pencarian korban hilang di kawasan Batang Toru, Tapanuli Selatan itu.
Tanpa ragu, Prabowo turun dari kendaraannya. Ia pun langsung menyapa dan berbincang hangat dengan para personel yang terlihat lelah namun tetap bersemangat itu. Suasana di pinggir jalan itu pun berubah menjadi lebih cair.
Salah seorang polisi kemudian membeberkan update terbaru kepada Presiden. Kabar yang disampaikan sungguh mengharukan.
"Yang satu, 22 hari di Matauli, yang satu 24 hari di Sibolga," ujar polisi tersebut, merujuk pada korban jiwa yang berhasil ditemukan setelah pencarian berhari-hari.
Prabowo tampak menyimak dengan serius. Sebelum kembali melanjutkan perjalanan, ia tak lupa menyampaikan apresiasi.
"Terima kasih semuanya," kata Prabowo.
Balasan dari para polisi datang serentak dan penuh semangat.
"Siap!" jawab mereka kompak.
Momen singkat itu, meski hanya beberapa menit, memberi gambaran suasana lapangan. Di satu sisi, ada kesedihan mendalam atas bencana yang terjadi. Namun di sisi lain, ada juga apresiasi untuk kerja keras tanpa lelah dari para penjaga itu.
Artikel Terkait
Dirjen Bina Keuangan Daerah Terima Penghargaan Digital Innovation Award 2026 atas Transformasi Digital Tata Kelola Pemerintahan
Presiden Prabowo dan Wapres Gibran Kurban Sapi Raksasa di Masjid Istiqlal, Bobot Capai 1,3 Ton
AS Kembali Serang Lokasi Militer di Iran di Tengah Negosiasi Damai yang Mandek
Trump Desak Negara Timur Tengah Bergabung dengan Abraham Accords di Tengah Negosiasi Perang Iran