Selain fokus menangkap pelaku, upaya pencegahan juga digencarkan. Direktorat PPA dan PPO punya program edukasi bernama 'Rise and Speak'. Intinya, program ini mendorong masyarakat untuk berani bicara dan melaporkan setiap tindak kekerasan serta perdagangan orang.
"Program ini telah dilaksanakan di 10 kota/kabupaten dalam negeri dan dua kali dilaksanakan di luar negeri yakni di Guangzho dan Hong Kong dengan total peserta 7.307 orang," imbuh Syahardiantono.
Gagalkan Penyelundupan dan Bongkar Jual Beli Bayi
Penegakan hukum juga berhasil menggagalkan aksi penyelundupan manusia (people smuggling) ke Australia. Operasi ini menyelamatkan 39 Warga Negara Asing dan menetapkan 1 warga Bangladesh sebagai tersangka.
Yang lebih memilukan lagi, penyidik berhasil membongkar jaringan jual beli bayi lintas provinsi. Harganya? Rp 20 hingga 30 juta per anak.
"Pengungkapan perdagangan bayi--ini masih berlangsung penyidikannya berawal dari TKP di Sulawesi Selatan--total korban tercatat 14 bayi dan 1 anak," paparnya tegas.
Kasus-kasus ini menunjukkan betapa kompleks dan kejamnya dunia perdagangan manusia. Upaya penindakan dan pencegahan jelas masih harus terus digalakkan.
Artikel Terkait
Manado Kerahkan 1.216 Personel Amankan Perayaan Paskah Nasional 2026
Layanan SIM Keliling Kembali Beroperasi di Jakarta, Cek Jadwal dan Syaratnya
PM Spanyol Kecam Netanyahu, Tuduh Rendahkan Nyawa dan Hukum Internasional
Anggota PAN Sambut Gencatan Senjata AS-Iran, Harga Minyak Dunia Turun