Sinergi, kata Dasco, adalah kunci. Ia ingin semua kementerian, lembaga, pemda, DPR, dan BUMN duduk dalam satu pemahaman yang sama. Tujuannya agar tidak ada lagi tumpang tindih program atau pemborosan anggaran. “Sehingga efisien, dan dari sisi anggaran bisa fokus,” imbuhnya.
Rencana kedatangan Presiden Prabowo Subianto ke Aceh memang sudah mengemuka sebelumnya. Mensesneg Prasetyo Hadi, sehari sebelumnya di Posko Terpadu Lanud Halim, mengiyakan rencana tersebut.
“Rencananya begitu,” katanya singkat, saat ditanya apakah Prabowo akan menyambut tahun baru di wilayah terdampak bencana.
Jadi, rapat di Banda Aceh ini seperti pengantar sebelum kunjungan presiden besok. Sebuah upaya memastikan semua lini siap, agar pemulihan Aceh benar-benar terasa oleh yang membutuhkan.
Artikel Terkait
Empat Pelaku Penipuan Mengatasnamakan Pimpinan KPK Ditangkap di Jakarta
Dari Limbah Gula Merah Bone, Dainichi Kuasai 90% Pasar Indonesia Timur
Harga Plastik Melonjak Drastis, UMKM Makanan dan Minuman Tertekan
Ayah dan Anak di Agats Tewas Usai Saling Serang dengan Parang