tambah Made.
Itu belum semuanya. Tindakan HRR semakin menjadi. Keluarga K pun dibuat resah dengan kedatangan order-order fiktif. Makanan yang tak pernah dipesan tiba-tiba saja datang ke rumah mereka.
papar Made melengkapi penjelasannya.
Dari ancaman personal, akhirnya meluas jadi teror yang menyasar institusi pendidikan. Sebuah aksi yang, meski berawal dari urusan hati, jelas tak bisa dimaafkan.
Artikel Terkait
Komnas HAM Masih Tunggu Konfirmasi Kehadiran Empat Prajurit TNI Tersangka Penyiraman KontraS
Gubernur DKI Peringatkan Keras PPSU di Town Hall Usai Kasus Manipulasi Aduan JAKI
Putin Umumkan Gencatan Senjata Sehari untuk Paskah Ortodoks
Anggota DPR Desak Kemnaker Perbaiki Program Jaminan Kehilangan Pekerjaan