Operasi pengungkapan peredaran ganja di Sumatera Barat berhasil digulirkan oleh BNNP setempat. Sasaran mereka adalah jaringan yang beroperasi di Bukittinggi dan Agam. Hasilnya, tiga orang diamankan bersama barang bukti yang jumlahnya cukup fantastis.
Kasus ini berawal dari informasi warga. Ada laporan soal aktivitas mencurigakan terkait pengangkutan narkoba. Dari sanalah penyelidikan dimulai.
Petugas akhirnya bergerak di Rabu dini hari, 17 Desember 2025. Mereka menghentikan sebuah Toyota Hiace silver bernopol BA 7019 MA di Jalan Bukittinggi-Medan, tepatnya di Jorong Batang Palupuh, Kabupaten Agam. Waktunya sekitar pukul lima pagi.
Dua pria di dalam mobil, Andrey dan Andi, langsung diamankan.
Begitu mobil digeledah, petugas menemukan sesuatu di bagasi. Empat karung besar berwarna hijau teronggok di sana. Isinya? Tidak tanggung-tanggung. Ada seratus paket ganja yang masing-masing dibungkus plastik dan dilakban coklat.
Dari pengakuan keduanya, ceritanya mulai terbuka. Ganja itu mereka jemput dari daerah Penyabungan. Perintahnya datang dari seorang pria yang disebut sebagai "S". Tugas mereka cuma mengantarkan barang itu ke rumah S.
Petugas pun mengembangkan kasusnya. Tidak butuh waktu lama, S berhasil diamankan di kediamannya di Agam.
"S mengakui. Memang dialah yang menyuruh A untuk menjemput ganja tersebut dari Penyabungan," jelas pihak BNNP Sumbar dalam rilis tertulisnya, Kamis (25/12).
Dengan begitu, lengkaplah sudah rangkaian operasi ini. Ketiga tersangka seorang sopir, karyawan swasta, dan petani kini menghadapi proses hukum di Kantor BNNP Sumbar. Barang buktinya pun ikut diamankan.
Selain 100 paket ganja dalam empat karung, petugas juga menyita beberapa barang pendukung. Ada tiga ponsel merek Xiaomi dan Samsung, plus satu unit mobil Toyota Hiace yang digunakan untuk mengangkut barang haram itu.
Semuanya kini menjadi bagian dari berkas penyidikan. Proses hukum sedang berjalan.
Artikel Terkait
Manchester City Kalahkan Liverpool di Anfield, Arsenal Kokoh di Puncak Klasemen
Harga Cabai Rawit Tembus Rp84 Ribu per Kg Jelang Ramadan di Cirebon
Anak Turis Indonesia Tewas Ditabrak Mobil di Chinatown Singapura
Jenazah WNI Korban Kecelakaan di Singapura Telah Dimakamkan di Jakarta