Gerbang perbatasan Yogyakarta masih ramai oleh riuh kendaraan. Hingga hari keempat Operasi Lilin Progo 2025, tercatat lebih dari 371 ribu kendaraan telah membanjiri Daerah Istimewa ini, menandai tingginya mobilitas masyarakat jelang perayaan Natal dan Tahun Baru.
Data itu diungkapkan langsung oleh Kepala Bidang Humas Polda DIY, Komisaris Besar Polisi Ihsan. "Pergerakan masyarakat menuju DIY jelang Nataru cukup tinggi," ujarnya, Rabu (24/12/2025).
"Berdasarkan data yang kami himpun, total ada 371.241 kendaraan yang masuk."
Angka tersebut bukan sekadar perkiraan. Polisi mengandalkan pemantauan ketat dari kamera CCTV Smart Province yang berjaga di delapan titik perbatasan dengan Jawa Tengah. Dari semua pintu masuk, Tempel jadi juaranya. Titik itu diserbu 111 ribu lebih kendaraan. Posisi kedua ditempati simpang Kikis Joholanang dengan 84.929 kendaraan.
Lalu, bagaimana dengan arus keluar? Ternyata tak kalah padat. Hingga periode yang sama, kendaraan yang meninggalkan Yogyakarta mencapai 354.671 unit. Lagi-lagi, Tempel menjadi titik terpadat untuk arus keluar, diikuti oleh Prambanan.
Menurut Ihsan, kemacetan yang terjadi didominasi oleh kendaraan roda dua dan mobil pribadi. Polanya pun bisa ditebak: ramai pada pagi hari antara pukul enam sampai sepuluh, lalu kembali padat pada sore hari hingga petang.
"Kami mengimbau pengendara untuk mengantisipasi kepadatan pada jam-jam tersebut agar perjalanan lebih nyaman," katanya.
Di sisi lain, jangan khawatir. Polda DIY memastikan personelnya tetap disiagakan penuh di berbagai pos pengamanan dan pelayanan. Tujuannya jelas, menjaga kelancaran arus lalu lintas selama operasi berlangsung.
Ihsan juga punya pesan penting bagi para pemudik. "Jika merasa lelah, mengantuk, atau membutuhkan informasi rute perjalanan, silakan singgah di pos pelayanan terdekat."
"Jangan memaksakan diri berkendara dalam kondisi fisik yang tidak prima."
Artikel Terkait
Jakarta Padat Aktivitas: Kerja Bakti 100 Ribu Personel, Persiapan Festival Imlek, hingga Pengamanan Laga Persija
BRI Hapus Biaya Transaksi Reksa Dana di BRImo hingga Juni 2026
KBS Hancurkan Pacific Caesar 93-68, Perpanjang Penderitaan Tuan Rumah di IBL
Sekuel The Devil Wears Prada Dijadwalkan Tayang Global April-Mei 2026