Gelaran Jakarta Esport New Height di Pos Bloc Jakarta beberapa waktu lalu benar-benar ramai. Ribuan orang memadati tempat itu, bukan cuma untuk menonton pertandingan, tapi juga merasakan atmosfer festival urban yang seru. Acara ini jelas menunjukkan satu hal: esport sekarang bukan lagi sekadar permainan di layar. Di tangan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, ajang kompetisi game itu diubah menjadi magnet wisata yang punya daya tarik luas.
Kolaborasinya juga cukup solid. Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta menggandeng banyak pihak, mulai dari Kementerian Komunikasi dan Digital, Kemenparekraf, sampai klub esport Dewa United dan tentu saja, komunitas lokal. Tujuannya satu: mengubah event game menjadi pengalaman wisata kreatif yang berkesan.
Menurut Andhika Permata, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta, strategi ini adalah jawaban atas perubahan selera wisatawan.
"Minat sekarang kan lebih ke arah pengalaman dan hal-hal digital. Jakarta Esport New Height buktinya bisa mendongkrak pergerakan wisatawan, bikin mereka betah lebih lama, dan sekaligus memberi nilai tambah untuk pelaku ekonomi kreatif," ujarnya dalam sebuah keterangan tertulis, Selasa (23/12/2025).
"Ini sejalan dengan misi kami menjadikan Jakarta sebagai kota tujuan event dan pusat kreativitas digital," tambah Andhika.
Nah, daya tarik acara ini nggak cuma dari arena kompetisi. Pameran interaktif dari sejumlah studio game lokal justru banyak menyita perhatian. Pengunjung bisa langsung mencoba dan berinteraksi dengan karya-karya dari Eggtato Games, TBA Studio, sampai LOGIC-Thizen Studio. Pameran semacam ini jadi peluang emas bagi pengembang lokal untuk promosi dan menunjukkan bahwa mereka siap bersaing.
Di sisi lain, tentu saja, serunya pertandingan di panggung utama tak bisa dipungkiri. VOYAG VELASCO berhasil keluar sebagai juara dan membawa pulang Rp50 juta. Salah satu pemainnya bahkan dinobatkan sebagai MVP dan dapat tambahan Rp10 juta. Posisi kedua dan ketiga diraih oleh MITRA GROUP ESPORTS (Rp25 juta) dan Exit Block (Rp15 juta).
Setelah ketegangan kompetisi mereda, acara ditutup dengan penampilan musik dari StarBe dan Twenty Nine Teens. Suasana pun bertransisi dari tegang ke riang, mengukuhkan citra event ini sebagai perpaduan yang pas antara sport, hiburan, dan promosi wisata.
Pada akhirnya, kesuksesan gelaran ini terletak pada sinergi yang terjalin. Kerja sama antara pemda, kementerian, asosiasi, hingga komunitas terbukti krusial untuk menguatkan ekosistem. Subsektor game dan esport, yang kian berkembang pesat, memang punya keterkaitan erat dengan pariwisata.
Melalui Jakarta Esport New Height, Jakarta seperti memberi isyarat tentang masa depan pariwisatanya. Ibu kota tak lagi hanya mengandalkan destinasi fisik konvensional. Fokusnya bergeser ke event kreatif berbasis digital yang mampu menarik generasi muda, menggerakkan ekonomi lokal, dan memperkuat posisi Jakarta di peta global.
Artikel Terkait
Israel Serang Gedung di Gaza, Klaim Fasilitas Militer Hamas
Prabowo Apresiasi MUI sebagai Pilar Stabilitas dan Kerukunan Bangsa
Taksi Listrik Tabrak Separator Busway di Ragunan, Diduga Sopir Mengantuk
Empat Balita Tewas di Jurang, Polisi Sebut Kecelakaan Murni