Buaya Sawah Bantargebang Diduga Kabur dari Kandang Peliharaan

- Selasa, 23 Desember 2025 | 15:50 WIB
Buaya Sawah Bantargebang Diduga Kabur dari Kandang Peliharaan

Seekor buaya besar sempat membuat geger warga Bantargebang, Bekasi, setelah ditemukan berkeliaran di area persawahan. Asal-usul reptil itu kini mulai terkuak. Menurut petugas pemadam kebakaran setempat, hewan buas itu diduga kuat merupakan hewan peliharaan yang terlepas.

Dalops Rescue Damkar Kota Bekasi, Heri Kurnianto, mengonfirmasi hal tersebut. Meski begitu, pihaknya masih terus melakukan penelusuran untuk memastikannya.

“Berkaitan dengan hewan buaya yang kita tangkap itu hewan peliharaan, secara pastinya kita masih mencari tahu perihal tersebut,”

ujar Heri, Selasa (23/12/2025).

Informasi itu didapatkan dari sejumlah warga sekitar. Mereka menduga buaya itu kabur dari kandang pemiliknya. Namun begitu, sampai saat ini belum ada satu pun orang yang datang mengaku sebagai pemilik reptil tersebut.

“Menurut keterangan warga itu hewan peliharaan. Tapi untuk siapa pemiliknya saya tidak tahu. Mungkin memang hewan tersebut terlepas, kita menerima informasi dari masyarakat,”

tuturnya lagi.

Butuh Dua Jam untuk Mengamankan

Proses evakuasi buaya itu sendiri ternyata tak singkat. Butuh waktu sekitar dua jam bagi dua regu petugas untuk membawa buaya besar itu keluar dari sawah.

Heri merinci, timnya tiba di lokasi pukul 14.45 WIB. Baru sekitar pukul 17.10 WIB segala kegiatan berhasil diselesaikan. “Berhasil dievakuasi seekor buaya besar,” katanya.

Kini, nasib buaya itu sudah jelas. Ia telah diserahkan ke pihak Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk penanganan lebih lanjut.

Kemunculannya, yang terekam video dan viral di media sosial, memang sempat menimbulkan kepanikan. Dalam video yang beredar, terlihat jelas tubuh buaya itu berada di tengah hamparan sawah. Akibat ulahnya, sejumlah tanaman padi milik warga pun rusak terinjak-injak.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar