Presiden Amerika Serikat Donald Trump ternyata sedang mendorong langkah untuk melonggarkan aturan federal soal ganja. Intinya, ia ingin ganja diklasifikasikan ulang sebagai obat yang dianggap kurang berbahaya daripada posisinya sekarang.
Hal ini ia sampaikan langsung kepada para wartawan. "Kami sedang mempertimbangkan hal itu," ujar Trump, menanggapi pertanyaan apakah perintah eksekutif terkait isu ini sedang digodok.
Menurutnya, keinginan untuk mengubah status ganja ini datang dari banyak warga. Klasifikasi ulang, dalam pandangannya, adalah kunci untuk membuka penelitian lebih luas. "Banyak orang ingin melihatnya, klasifikasi ulang, karena hal itu mengarah pada sejumlah besar penelitian yang tidak dapat dilakukan kecuali jika Anda mengklasifikasikan ulang," jelas Trump. "Jadi kami sedang mempertimbangkannya dengan sangat serius."
Nah, saat ini di tingkat federal, ganja punya posisi yang cukup ekstrem: ia masuk dalam Golongan I. Artinya, statusnya disamakan dengan heroin atau LSD. Pemerintah federal menilai zat dalam golongan ini punya potensi penyalahgunaan tinggi dan tak punya nilai medis yang diakui.
Namun begitu, realitas di lapangan sudah jauh berubah. Puluhan negara bagian punya program ganja medis yang sah, dan tak sedikit pula yang melegalkan pemakaiannya untuk rekreasi. Ada kesenjangan yang jelas antara hukum federal dan apa yang berlaku di banyak negara bagian.
Artikel Terkait
BPKB Digital Resmi Hadir, Cek Data Kendaraan Cukup dari Ponsel
Waspada! Modus Penipuan E-Tilang Kembali Menyebar Lewat WhatsApp dan SMS
Tubuh Terseret Aspal, Motor Raib Usai Insiden Balap Liar di Bogor
CFD Besok Sediakan Pendaftaran Kartu Gratis Transjakarta untuk Lansia dan Disabilitas