Di Polsek Cileungsi, Bogor, ada sebuah cerita yang sedikit berbeda dari urusan penegakan hukum biasa. Seorang tahanan bernama Sodikin ternyata menderita sakit polip. Kondisinya butuh penanganan medis segera.
Kapolsek Cileungsi, Kompol Edison, menjelaskan situasinya pada Rabu lalu. Menurutnya, penyakit Sodikin ini sudah ada bahkan sebelum ia ditahan.
"Tahanan bernama Sodikin diketahui menderita penyakit polip sebelum ia ditahan," ujar Kompol Edison.
Sodikin sendiri diamankan terkait kasus pencurian kabel. Tapi, di luar proses hukum yang berjalan, kepolisian merasa perlu bertindak. Mereka memutuskan untuk memfasilitasi pengobatannya.
Langkah pertama yang diambil adalah menghubungi keluarga. Edison sendiri yang mengurus perizinan.
"Saya langsung menghubungi dan meminta izin kepada istri Sodikin, lengkap dengan tanda tangan persetujuan, agar tahanan tersebut dapat dibawa ke rumah sakit," katanya.
Di sisi lain, momen haru pun tak terelakkan. Saat komunikasi dengan keluarga terjalin, terungkaplah kendala lain. Istri Sodikin rupanya tak bisa datang ke kantor polisi. Alasannya klasik: terkendala ongkos.
Mendengar itu, kepolisian tak tinggal diam. Mereka pun turun tangan membantu membiayai perjalanan keluarga tersebut. "Untuk meringankan beban keluarga, Kapolsek Cileungsi mengundang mereka datang ke Polsek untuk proses penandatanganan surat dan sekaligus menjenguk," jelas Edison.
Suasana di Polsek pun berubah saat pertemuan itu terjadi. Ada keharuan, tentu saja, ketika Sodikin akhirnya bisa bertemu wajah-wajah keluarganya.
Edison menegaskan prinsip di balik tindakan ini. Proses hukum tetap berjalan, itu pasti. Namun, ada hal lain yang tak boleh diabaikan.
"Bahwa meskipun proses hukum harus terus berjalan, hak asasi manusia (HAM) dan ikatan kemanusiaan, termasuk perhatian terhadap ikatan keluarga tahanan, tetap menjadi prioritas utama," pungkasnya tegas.
Jadi, di balik jeruji, ternyata masih ada ruang untuk rasa kemanusiaan. Sebuah pelajaran kecil dari Cileungsi.
Artikel Terkait
200 Ribu Buruh Diprediksi Padati Monas dalam Perayaan May Day 2026
Bareskrim Gagalkan Peredaran 18 Kg Sabu Jaringan Malaysia-Indonesia, Tiga Tersangka Ditangkap
Kebakaran Apartemen di Tanjung Duren, 110 Personel Damkar Dikerahkan
Pemerintah Percepat Penertiban Perlintasan Sebidang Usai Kecelakaan KA di Bekasi