Kondisi di Jalan Kebon Pala, Kampung Melayu, kini sudah jauh lebih tenang. Pantauan pada Sabtu pagi (6/12/2025) menunjukkan banjir yang sempat merendam kawasan itu telah surut. Yang tersisa hanyalah genangan air berwarna cokelat pekat, mengendap di permukaan jalan dan halaman rumah.
Warga tampak sibuk. Beberapa orang menyerok air dari depan rumah mereka, mengalihkannya ke selokan. Yang lain sudah mulai membersihkan lumpur dan kotoran yang menempel di lantai dan dinding. Aktivitas pemulihan perlahan tapi pasti mulai berjalan.
Lokasi yang masih tergenang itu berada di RT 13 RW 04. Menariknya, jika dilihat dari tiang pengukur ketinggian air, genangan yang ada sekarang sudah jauh di bawah tanda 50 sentimeter. Perubahan yang cukup signifikan sejak beberapa jam sebelumnya.
Menurut Sanusi, Ketua RT setempat, semua ini berawal dari luapan Kali Ciliwung. Air mulai merayap masuk ke permukiman warga sekitar pukul dua dini hari tadi.
"Sekitar jam 2-an lah air mulai datang," ujarnya.
Dia menjelaskan, banjir ini bukan disebabkan hujan di sekitar Jakarta Timur. Namun begitu, ini murni kiriman dari hujan deras yang terjadi di kawasan hulu, Bogor.
"Oh ini biasa, kiriman, bukan karena hujan di sini," tutur Sanusi, seolah sudah sangat akrab dengan siklus tahunan ini.
Artikel Terkait
Razia Daycare di Yogyakarta, 33 Lembaga Terindentifikasi Belum Miliki Izin Operasional
Misi Dagang Jatim di Malaysia Capai Transaksi Rp15,25 Triliun, Tertinggi Sepanjang Sejarah
Wakapolri Soroti Tata Kelola Keuangan, Tiga Polda Raih Penghargaan IKPA Terbaik
Korban Tewas Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Bertambah Jadi 16 Orang