Strategi Ahmad Syara di Suriah: Analisis Realitas Politik & Kritik

- Kamis, 13 November 2025 | 09:20 WIB
Strategi Ahmad Syara di Suriah: Analisis Realitas Politik & Kritik
Analisis Strategi Ahmad Syara di Suriah: Realitas Politik dan Kritik

Strategi Ahmad Syara di Suriah: Antara Realitas Politik dan Kritik

Konflik Suriah melibatkan berbagai kekuatan global. Amerika Serikat mendukung SDF, Israel bersekutu dengan Druze, dan Iran mendukung kelompok Nusairi. Situasi ini menimbulkan pertanyaan tentang masa depan Suriah jika tiga kekuatan ini menyerang Ahmad Syara. Pelajaran dari kekalahan ISIS menjadi bahan refleksi penting.

Pandangan tentang Manuver Politik Ahmad Syara

Banyak yang mempertanyakan langkah politik Ahmad Syara. Namun, sebagai muslim, penting untuk berprasangka baik dan percaya bahwa dia bertindak untuk kemaslahatan umat Islam di Suriah. Urusan dosa dan tanggung jawabnya adalah antara dia dan Allah.

Kritik terhadap Penentang Ahmad Syara

Sejumlah kelompok mengkritik bahkan mengkafirkan Ahmad Syara karena dianggap tidak menyerang SDF, Druze, Amerika, atau Israel. Namun, kritik ini seringkali tidak produktif karena tidak didasarkan pada realitas di lapangan. Keinginan untuk melawan kekuatan super power tanpa persiaatan yang memadai adalah hal yang tidak realistis.

Ketidakproduktifan Kritik Tanpa Aksi Nyata

Kelompok yang menentang Ahmad Syara seringkali hanya aktif di media sosial tanpa aksi nyata. Mereka tidak mampu melengserkan Ahmad Syara yang memiliki kekuatan terbatas, apalagi melawan Amerika dan Israel. Seharusnya, energi mereka difokuskan untuk membangun persatuan di antara sesama penentang.

Prinsip Pertengahan dalam Islam

Islam mengajarkan keseimbangan antara takdir dan ikhtiar. Percaya pada takdir tidak berarti mengabaikan usaha yang realistis. Sayangnya, banyak penentang Ahmad Syara yang hanya mengandalkan takdir tanpa ikhtiar yang masuk akal.

Kesulitan Membangun Persatuan di Kalangan Penentang

Mayoritas penentang Ahmad Syara memiliki perbedaan akidah yang membuat mereka sulit bersatu. Sebagai contoh, meski mengaku mendukung Taliban, mereka jarang memberikan bantuan nyata saat kelompok tersebut menghadapi bencana. Hal ini menunjukkan ketidakproduktifan dalam tindakan mereka.

Kesimpulan

Strategi Ahmad Syara di Suriah perlu dipahami dalam konteks realitas politik yang kompleks. Kritik tanpa solusi nyata hanya akan memperburuk situasi. Sebagai muslim, penting untuk mendukung langkah-langkah yang membawa kemaslahatan bagi umat Islam di Suriah tanpa terjebak dalam retorika yang tidak produktif.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar