Realisasi KUR Sulut Tembus Rp 1,15 Triliun, Ini Rincian dan Kerja Sama PIP

- Sabtu, 08 November 2025 | 21:24 WIB
Realisasi KUR Sulut Tembus Rp 1,15 Triliun, Ini Rincian dan Kerja Sama PIP

Realisasi KUR Sulut Tembus Rp 1,15 Triliun, Ini Rincian dan Kerja Sama PIP

Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (Kanwil DJPb) Sulawesi Utara (Sulut) mengumumkan capaicain signifikan dalam penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR). Hingga tanggal 31 Oktober 2025, realisasi KUR di wilayah Sulut telah mencapai Rp 1,15 triliun.

Kepala Kanwil DJPb Sulut, Hari Utomo, menyampaikan bahwa dana KUR sebesar itu telah berhasil disalurkan kepada 21.859 debitur. Pengumuman ini disampaikan dalam kegiatan Monitoring dan Evaluasi KUR yang berlangsung di Kota Manado.

Dorong Kerja Sama Pemerintah Daerah dengan PIP

Selain mencatatkan realisasi KUR yang tinggi, Kanwil DJPb Sulut juga aktif mendorong kerja sama antara Pemerintah Daerah (Pemda) dengan Pusat Investasi Pemerintah (PIP). Inisiatif ini telah menghasilkan identifikasi sejumlah daerah potensial.

Hari Utomo mengungkapkan, saat ini terdapat empat pemerintah daerah yang telah mendapat penawaran kerja sama dari PIP. Keempat daerah tersebut adalah:

  • Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan
  • Kabupaten Minahasa Selatan
  • Kota Manado
  • Kota Kotamobagu

Kota Manado Jadi yang Pertama Tandatangani Kesepakatan dengan PIP

Dari berbagai penawaran yang ada, Pemerintah Kota Manado telah memelopori dengan menandatangani nota kesepakatan (MoU) dengan PIP pada 2 September 2025. Kerja sama ini dirancang untuk menyentuh sektor vital perekonomian rakyat.

Ruang lingkup kerja sama antara PIP dan Pemkot Manado mencakup:

  • Peningkatan ketersediaan dan akses pembiayaan Ultra Mikro (UMi)
  • Penguatan kelembagaan koperasi
  • Pengembangan usaha mikro melalui pembiayaan UMi
  • Pembinaan dan pengawasan terhadap penyaluran pembiayaan UMi

Hari Utomo berharap agar implementasi dari MoU ini dapat segera direalisasikan sehingga manfaatnya langsung dirasakan oleh masyarakat Kota Manado. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat fondasi ekonomi ultra mikro dan mikro di Sulawesi Utara.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar