Suporter Real Madrid Tewas Usai Kylian Mbappé Gagal Penalti di El Clásico
Sebuah peristiwa tragis terjadi di Stadion Santiago Bernabéu. Seorang suporter Real Madrid berusia 50 tahun pingsan dan meninggal dunia beberapa saat setelah Kylian Mbappé gagal mengeksekusi penalti penentu dalam laga El Clásico melawan FC Barcelona, Minggu.
Yigal Brodkin, yang secara khusus datang dari Israel untuk menyaksikan pertandingan sengit itu, mengalami keadaan darurat medis yang fatal di tribun stadion. Insiden ini terjadi tepat pada momen emosional puncak dalam pertandingan.
Momen kritis terjadi di babak kedua. Saat itu, bintang anyar Real Madrid, Kylian Mbappé, maju sebagai eksekutor penalti yang diharapkan bisa memperkokoh keunggulan tim.
Namun, penyelamatan yang dilakukan kiper Barcelona, Wojciech Szczesny, terhadap tendangan penalti Mbappé langsung diikuti dengan insiden kesehatan tragis yang dialami Brodkin.
Risiko Kesehatan bagi Suporter Berdedikasi Tinggi
Para ahli medis memperingatkan bahwa fluktuasi emosional yang intens selama pertandingan sepak bola berisiko tinggi menjadi pemicu masalah kesehatan serius.
Penelitian menegaskan bahwa penggemar olahraga, terutama mereka yang memiliki minat dan keterlibatan emosional besar, berisiko lebih tinggi mengalami kejadian kardiovaskular. Kondisi ini termasuk kardiomiopati Takotsubo, yang juga dikenal sebagai 'sindrom patah hati'.
Stres emosional akut seperti ini memicu sistem saraf simpatik untuk melepaskan adrenalin dalam jumlah besar. Hal ini secara berbahaya dapat meningkatkan detak jantung dan tekanan darah secara drastis.
Meski diwarnai tragedi, pada laga tersebut Real Madrid akhirnya berhasil mengamankan kemenangan tipis dengan skor 2-1 atas rival abadinya, Barcelona.
Artikel Terkait
Mobil Boks Terguling di Jalur Banjar-Pangandaran, Sopir Terjebak Dua Jam
Kericuhan Usai Persib Kalahkan Bhayangkara, Suporter Lempar Flare ke Arah Steward
Shakhtar Donetsk Jamu Crystal Palace di Semifinal Conference League di Polandia Akibat Perang
Braga dan Freiburg Bersaing Ketat di Semifinal Liga Europa, Leg Kedua Jadi Penentu