Water Bombing Intensif: 119 Kali Penyemprotan Air untuk Atasi Karhutla Sumsel
Upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan semakin diintensifkan. Tim gabungan berhasil melakukan operasi water bombing sebanyak 119 kali menggunakan enam helikopter yang diterjunkan di tiga kabupaten rawan kebakaran pada Minggu (26/10/2025).
Fokus Pemadaman di Tiga Titik Rawan Karhutla
Menurut Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumatera Selatan, Sudirman, operasi udara terkonsentrasi di wilayah Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Muara Enim, dan Ogan Ilir. Enam helikopter dikerahkan dengan total 476 ribu liter air yang disiramkan ke lokasi kebakaran.
Detail Operasi Water bombing per Lokasi
Di Kecamatan Tanah Abang, PALI, tim melakukan 45 kali water bombing untuk memadamkan api seluas 4,5 hektare. Sementara di Muara Enim, sebanyak 55 kali penyemprotan air dilakukan di Kecamatan Gelumbang dan Lembak dengan estimasi lahan terbakar mencapai 5 hektare.
Wilayah Ogan Ilir juga menjadi lokasi operasi dengan 19 kali water bombing di kawasan Tanjung Batu dan Payaraman. Area yang berhasil diamankan mencapai 3 hektare.
Kondisi Terkini dan Patroli Lanjutan
Meski sebagian besar titik api berhasil dikendalikan, asap pekat masih menyelimuti sejumlah lokasi seperti Tanah Abang, Gelumbang, dan Payaraman. BPBD Sumsel terus melakukan patroli udara untuk memantau perkembangan dan bersiap menerjunkan helikopter jika ditemukan titik api aktif.
Dukungan BNPB dan Peringatan untuk Masyarakat
Operasi ini merupakan bagian dari dukungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang akan menyiagakan helikopter water bombing di Sumsel hingga 5 November 2025. BPBD Sumsel juga mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar selama musim pancaroba guna mencegah meluasnya kebakaran.
Artikel Terkait
PSM Makassar Kalahkan Bhayangkara 2-1, Modal Penting Jauhi Zona Degradasi Liga 1
Sirine Banjir Berbunyi di Bekasi, TMA Kali Bekasi Capai Status Siaga 2
40 Ormas Islam Laporkan Grace Natalie, Ade Armando, dan Abu Janda ke Bareskrim atas Dugaan Ujaran Kebencian Terkait Video Jusuf Kalla
Jembatan dan Jalan Penghubung Dua Kecamatan di Bandung Barat Ambles Akibat Hujan Deras