Gelombang kemarahan publik menyelimuti merek minuman keras lokal, NEWPORT, setelah aksi promosi yang dinilai melecehkan agama terjadi di sebuah festival musik. Dalam acara tersebut, panitia menantang pengunjung untuk menghafal ayat Al-Qur'an demi mendapatkan satu botol minuman beralkohol secara gratis.
Video yang merekam kejadian itu viral di media sosial setelah diunggah oleh akun Threads @jarkojarrr. Terlihat seorang wanita membaca Surat Ad-Dhuha dengan lancar sambil sesekali tertawa, di hadapan kerumunan muda-mudi di booth Newport yang didesain menyerupai mercusuar. Layar di belakangnya bahkan menampilkan tulisan, "Newport Berikan Miras Buat yang Setor Hafalan Surat Ad-Dhuha".
Aksi ini langsung menuai kecaman luas, tidak hanya dari umat Muslim, tetapi juga dari warganet lintas agama. Seorang warganet bernama Pablo menulis, "Kak, gue yang Kristen aja tersinggung. Semua agama kalo doanya dibuat main-main buat dapet Miras.. ya jelas pelecehan." Rissa FA menambahkan, "Setelah googling, merek minumannya sejenis vodka yang haram utk para muslim dan muslimah. Jelas mereka ngaco ngasih challenge kayak gitu."
Ustadz Hilmi Firdausi melalui akun X-nya juga menyuarakan protes keras. "Untuk Brand Miras Newport, kalian sudah kelewatan, membuat promosi hafal ayat Al-Qur'an ditukar sama Miras. Segera klarifikasi dan minta maaf. Ini sudah masuk ranah penistaan agama!" tulisnya dengan menyertakan video kejadian.
Tak hanya kecaman di media sosial, kasus ini pun berlanjut ke ranah hukum. Advokat Mohammad yang dikenal aktif dalam pembelaan terhadap Islam menyatakan akan melaporkan NEWPORT ke Polda Metro Jaya. "Insyaa Allah jam 8.00 pagi ini kami ke POLDA METRO JAYA membuat LP ttg dugaan Penistaan Agama yg dilakukan oleh brand minuman keras NEWPORT, Revnaldo Ego (MC), dan semua pihak yg terlibat saat kejadian," ujarnya melalui akun Facebook, Selasa (11/8/2026).
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak penyelenggara The Sounds Project maupun NEWPORT terkait maksud di balik tantangan kontroversial tersebut. Yang mencurigakan, akun Instagram Newport Tanpabatas justru diketahui langsung menutup akunnya setelah video viral beredar selama enam jam.
Artikel Terkait
Keluarga Febrie Adriansyah Minta Kematian Sutrimo Tak Dikaitkan dengan Perkara Hukum
Polda Metro Jaya Ekshumasi Jenazah Sutrimo di Banyumas
Polda Metro Jaya Ekshumasi Makam Sutrimo, Bekas Asisten Febrie Adriansyah
Polda Metro Ekshumasi Jenazah Sutrimo di Banyumas