Perry Warjiyo, Arsitek di Balik Kemudahan Transaksi BI Fast dan QRIS

- Senin, 27 Juli 2026 | 12:20 WIB
Perry Warjiyo, Arsitek di Balik Kemudahan Transaksi BI Fast dan QRIS

Dalam hitungan detik, uang berpindah tangan. Transfer antarbank kini tak lagi memakan waktu berjam-jam, cukup dengan beberapa ketukan di layar ponsel. Di sisi lain, pembayaran lewat QRIS memungkinkan transaksi dari secangkir kopi hingga pembayaran kendaraan hanya dengan memindai kode. Dua kemudahan ini tidak lahir begitu saja.

Di baliknya, ada Perry Warjiyo, Gubernur Bank Indonesia, yang disebut sebagai arsitek utama sistem BI Fast dan QRIS. Meski tidak dikenal secara pribadi oleh banyak orang, kebijakannya telah menyentuh kehidupan sehari-hari jutaan masyarakat.

QRIS, misalnya, menjadi terobosan yang mendobrak dominasi sistem pembayaran asing seperti Visa dan Mastercard. Amerika Serikat sempat mendesak agar QRIS dibatalkan, namun Indonesia tetap melaju dengan sistem pembayaran nasional ini. Kini, transaksi cepat bisa dilakukan hingga ke pelosok daerah.

"Saya tidak kenal dengan beliau. Tapi saya memakai kedua jasa di mana beliau menjadi pembuat kebijakannya. Ini adalah karya yang luar biasa," ujar Made Supriatma, penulis artikel yang mengapresiasi Perry Warjiyo.

Ia menambahkan, "Untuk saya, 'give credit where credit is due.' Berikan apresiasi kepada yang berhak." Made mengaku tidak pernah bertemu atau berurusan dengan Perry Warjiyo, baik secara institusional maupun pribadi. Namun, ia merasa perlu berterima kasih karena kebijakan yang dibuat sedikit mempermudah urusan hidup sehari-hari.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags