Don Ritto dan Febrie Adriansyah Ternyata Satu Kampung dan Kampus

- Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:15 WIB
Don Ritto dan Febrie Adriansyah Ternyata Satu Kampung dan Kampus

Kuasa hukum Don Ritto, Handika Honggowongso, mengungkapkan bahwa kliennya dan eks Jampidsus Febrie Adriansyah memiliki hubungan sebagai teman kuliah dan satu kampung. Namun, Handika enggan merinci lebih jauh kaitan hubungan tersebut dengan perkara korupsi yang kini ditangani Kejaksaan Agung (Kejagung).

"Nah, hubungan itu menjadi bagian yang didalami oleh pihak Polda dan pihak Pidsus hari ini. Ada hubungan apa," kata Handika di Kompleks Kejagung, Jakarta Selatan, Jumat (17/7/2026).

Febrie diketahui lahir di Jambi dan menempuh pendidikan di Fakultas Hukum Universitas Jambi, lalu meraih gelar Doktor Ilmu Hukum di Universitas Airlangga. Handika menegaskan bahwa Don Ritto dan Febrie berasal dari kampung dan kampus yang sama. "Sepanjang yang kami tahu, memang beliau adalah ada hubungan satu kampung. Satu kuliah. Sementara itu dulu," ujarnya.

Baik Febrie Adriansyah maupun Don Ritto telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) oleh Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri dan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya. Perkara tersebut kini telah dilimpahkan ke Kejagung.

Kejagung telah menerbitkan tiga surat perintah penyidikan (sprindik) baru terkait kasus yang menyeret Febrie. Ketiga sprindik itu berkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi dan TPPU.

Sebelumnya, Polri menggeledah sejumlah lokasi, termasuk rumah Febrie di kawasan Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Dari penggeledahan itu, penyidik menyita emas seberat 74 kilogram serta uang dalam pecahan dolar Singapura, dolar AS, dan rupiah. Total nilai barang bukti tersebut mencapai Rp476 miliar. Belakangan diketahui, rumah tersebut digunakan Don Ritto sebagai kantor operasional yayasan yang bergerak di bidang dakwah dan pendidikan Islam.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags