Polisi masih terus mencari Mozza Axillia Gunarsa (18) yang hilang sejak setahun lalu. Namun, penyelidikan terkendala karena ponsel korban sudah direset pabrik, sehingga sulit menelusuri jejak digitalnya.
Kasat Reskrim Polres Semarang AKP Bodia Teja Lelana mengatakan, permintaan keluarga untuk menyelidiki akun media sosial yang diduga sering berkomunikasi dengan Mozza belum bisa dipenuhi. "HP-nya sudah factory reset. Iya sementara (ponsel jadi petunjuk utama)," jelas Bodia.
Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy menegaskan pihaknya masih berupaya meski belum membuahkan hasil. "Sudah dilakukan pencarian termasuk alat komunikasi namun masih nihil. Kami masih mengusahakan pencarian sampai dengan saat ini," kata Ratna.
Ayah Mozza, Singgih (42), melaporkan hilangnya anaknya ke Polres Semarang. Namun, ia mengeluhkan proses yang lambat. "Saya sudah lapor ke Polres Semarang dan Polda Jawa Tengah tapi belum ada hasil. Menurut saya prosesnya lama dan terkesan bertele-tele," ucapnya.
Ponsel Mozza ditemukan di kawasan Kota Lama sekitar September 2025 oleh seseorang. Sayangnya, perangkat itu sudah direset. "Tapi kan mungkin masih bisa dipulihkan, bisa diselidiki lewat itu," kata Singgih.
Selain ponsel, KTP dan SIM milik Mozza juga ditemukan oleh seorang tukang becak di Jalan Dr Cipto Semarang. Singgih sudah meminta polisi memeriksa CCTV di lokasi, tapi belum dikabulkan. "Saya sudah minta polisi untuk membuka CCTV di jalan itu tapi tidak diberikan," jelas dia.
Singgih juga menemukan satu akun media sosial yang rutin berkomunikasi dengan Mozza melalui tab yang masih tersisa. Ia meminta polisi menyelidiki pemilik akun tersebut, namun belum ada tindak lanjut. "Padahal menurut saya itu petunjuk penting," tegasnya.
Upaya lain dilakukan Singgih dengan menghubungi Bupati Semarang, Gubernur Jawa Tengah, dan petinggi kepolisian melalui direct Instagram, tetapi tidak ada tanggapan. "Sampai sekarang saya selalu cari lewat media sosial," ucapnya menahan tangis.
Ia berharap Mozza segera pulang. "Pulang nak, sini ke rumah, kita kumpul lagi, kita jalan-jalan lagi. Kasihan ibu sama adik kamu. Saya percaya anak saya masih hidup dan dalam kondisi selamat," kata Singgih.
Artikel Terkait
Setahun Hilang, Remaja di Semarang Tak Kunjung Ditemukan, Polisi: Ponselnya Sudah Dibuang