Solidaritas terhadap Palestina menjadi salah satu fenomena paling menonjol selama perhelatan Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Meskipun tim nasional Palestina tidak lolos kualifikasi dalam turnamen dengan format 48 tim ini, simbol dan pesan dukungan dari suporter serta figur sepak bola global terus bergema, baik di dalam stadion maupun di area publik.
Pelatih kepala timnas Mesir, Hossam Hassan, secara emosional mengibarkan bendera Palestina di atas lapangan Stadion Dallas setelah kemenangan bersejarah timnya atas Australia. Ia mendedikasikan kemenangan babak gugur tersebut untuk rakyat Mesir dan Palestina.
Tak hanya itu, suporter dari berbagai negara termasuk Turki, Maroko, Bosnia dan Herzegovina, Aljazair, Spanyol, Skotlandia, Prancis, hingga Brasil terlihat membentangkan bendera Palestina dan mengenakan keffiyeh di tribun penonton saat tim mereka bertanding. Jalanan kota-kota tuan rumah pun dipenuhi aksi solidaritas. Di Times Square, New York, ribuan fans berkumpul menyanyikan yel-yel "Free Palestine" menjelang laga Maroko vs Brasil. Suporter Bosnia juga melakukan aksi serupa sebelum pertandingan mereka melawan Kanada di Toronto.