Menaker Bersyukur Penempatan Pekerja Migran Terus Meningkat

- Sabtu, 23 Desember 2023 | 01:30 WIB
Menaker Bersyukur Penempatan Pekerja Migran Terus Meningkat

 

 

murianetwork.com: Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah menyatakan rasa syukurnya karena jumlah penempatan Pekerja Migran Indonesia terus mengalami peningkatan paska pandemi Covid-19.

 

Menaker menyebut jumlah penempatan pada 2021 sebanyak 72.624 Pekerja Migran Indonesia, kemudian pada 2022 sebanyak 200.761 Pekerja Migran Indonesia, dan per November 2023 sebanyak 257.460 Pekerja Migran Indonesia. 

 

Para Pekerja Migran Indonesia tersebut, sebut Menaker, ditempatkan di berbagai sektor di negara-negara penempatan.

 

Baca Juga: Tiga Fase, yang Tampak Dilakukan Menaker di Masa Jabatannya

 

"Jadi peningkatannya sudah sangat signifikan. Dengan jumlah peningkatan itu, pasti yang kita rasakan adalah remitensi yang meningkat, ada kontribusi yang sangat besar dari teman-teman pekerja migran kita pada perekonomian Indonesia di mana kontribusi per tahunnya kurang lebih 160 triliun. Itu luar biasa menyumbang devisa yang tidak kecil bagi perekonomian kita," ungkap Menaker, saat membuka Musrenbang Thematik Perlindungan Pekerja Migran Indonesia di Depok, Jawa Barat, Rabu (20/12/2023).

 

Namun demikian, dia menyatakan, penempatan Pekerja Migran Indonesia di luar negeri masih memiliki sejumlah tantangan besar ke depan. Pertama, 54 persen peminat bekerja ke luar negeri tingkat pendidikannya masih didominasi SMP dan ke bawah.

 

Kedua, 61 persen jumlah penempatan PMI masih didominasi perempuan yang bekerja pada pemberi kerja perseorangan yaitu caregiver dan house maid. 

 

Baca Juga: Perluas Kesempatan Kerja, Wamenaker Temui Dubes RI di Korea

 

Ketiga, masih tingginya permasalahan PMI yang berangkat secara unprosedural. Dari 1.918 pengaduan per November 2023, 1.553 (81 persen) adalah pengaduan unprosedural.

 

Menaker pun berharap, tantangan-tantangan itu dapat menjadi bahan pembahasan pada forum Musyawarah Musrenbang Thematik Perlindungan Pekerja Migran Indonesia. 

 

"Saya kira tiga catatan ini menurut saya penting pada Musrenbang Thematik ini, untuk menjadi bahan kita merencanakan kegiatam penempatan dan pelindungan pekerja migran kita," ucapnya.***

 

 

Artikel ini telah lebih dulu tayang di: suarakarya.id

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar