“Agar tidak bertambah runyam, para pengawal langsung membawa Habib Bahar ke tempat yang lebih aman, ke dalam,” kata Ichwan menerangkan upaya pengamanan saat itu.
Di sisi lain, ada hal menarik dari sisi pelapor. FY, yang melaporkan kejadian ini dan merupakan istri korban, disebut-sebut sama sekali tidak berada di lokasi kejadian.
Ichwan menutup penjelasannya dengan poin itu. “Pelapor tidak menyaksikan langsung pengeroyokan tersebut. Soalnya, jemaah pengajian laki-laki dan perempuan tempatnya terpisah,” tutupnya.
Jadi, narasi yang dibangun oleh pihak pembela jelas: ada penyusup, ada provokasi, dan reaksi massa muncul secara spontan. Sementara saksi kunci, dalam hal ini pelapor, dianggap tidak melihat peristiwa intinya.
Artikel Terkait
Polisi Ringkus Komplotan Pencuri Motor yang Beraksi Puluhan Kali di Makassar dan Gowa
Kementan Genjot Mitigasi Kemarau untuk Jaga Produktivitas Perkebunan
Real Madrid Hancurkan Manchester City, Vinícius Balas Sindiran Suporter
Nyepi 2026 Jatuh pada 19 Maret, Diawali Rangkaian Ritual Sakral