Ada yang bertanya padanya, “@grok Apakah foto ini asli?”
Foto tersebut tidak asli foto tersebut dihasilkan oleh AI dan menggambarkan peristiwa yang tidak ada. Mira Nair menghadiri pesta setelah acara pada tahun 2009 yang disebutkan dalam arsip Epstein, tetapi Zohran Mamdani berusia 18 tahun saat itu, bukan anak kecil seperti yang ditunjukkan. Pemeriksaan fakta dari Hindustan Times dan X notes mengkonfirmasi hal ini.
Menurut penelusuran, foto palsu ini pertama kali disebarkan oleh sejumlah akun dari India yang mendukung Israel. Lucunya atau lebih tepatnya tragis fitnah ini kemudian diambil alih oleh sebagian kalangan aktivis Islam sendiri.
Ya, betul. Ada yang karena tak suka dengan latar belakang Syiah Mamdani, malah ikut-ikutan menyebarkan hoaks ini. Saya menemukan foto itu dibagikan oleh seorang aktivis pendukung Suriah, jelas-jelas hanya didasari kebencian sektarian. Sungguh disayangkan. Alih-alih memeriksa fakta, mereka justru jadi corong penyebaran kebohongan yang justru dimulai dari pihak yang berseberangan dengan mereka.
Ini jadi pelajaran pahit. Di tengah arus informasi yang deras, kadang kebencian buta mengalahkan nalar sehat. Fitnah menyebar, dan yang menjadi korban bukan hanya subjeknya, tapi juga kredibilitas kita semua.
Artikel Terkait
Trump dan Seni Transaksi Kasar: Mengapa Dunia Gelisah dengan Cara Pandangnya
Bare Metal Server: Fondasi Tepat untuk SaaS dan Startup yang Sedang Berkembang
Dua Mahkota Longsor di Gunung Burangrang Picu Bencana Dahsyat
Unit Pencegahan Gaza Gempur Geng Kolaborator, Sita Senjata Zionis