Menurutnya, jika masyarakat memilihnya kembali, itu sepenuhnya hak demokratis mereka. Tak lupa, ia juga menyelipkan unsur kehendak yang lebih tinggi dalam perjalanan karir politik seseorang. "Iya kan? Kalau Tuhan mengizinkan. Kalau Tuhan tidak mengizinkan, saya buat apa saja tidak akan terjadi, benar nggak?" tambahnya, mencoba melibatkan audiens.
Di sisi lain, Prabowo tak mau program MBG hanya dilihat dari sudut pandang politik semata. Dalam kesempatan yang sama, ia membeberkan capaian konkret yang, baginya, patut diapresiasi. Angkanya cukup fantastis.
Ia mengaku baru saja mendapat laporan langsung dari Kepala Badan Gizi Nasional. "Terima kasih Kepala BGN, saya terima laporan hari ini sudah lebih dari 50 juta penerima MBG," paparnya.
Namun begitu, sepertinya ada pembaruan data. Presiden segera memperbaiki pernyataannya. "Benar, Pak Kepala BGN? Oh sudah 55, saya ralat hari ini sudah 55 juta," pungkas Prabowo, menutup pembahasan itu dengan angka yang lebih besar.
Artikel Terkait
Tito Karnavian Gagas Siswa Kedinasan Jadi Ujung Tombak Pemulihan Pascabencana
Pasca-Bencana, Pembersihan Kompleks Perkantoran Aceh Tamiang Capai 30 Persen
Status Anak Asuh Arkana Tak Tersentuh Putusan Perceraian Ridwan Kamil-Atalia
JPU Tolak Eksepsi Nadiem, Tuntut Sidang Lanjut di Kasus Korupsi Chromebook Rp2,1 Triliun