Setelah sekian lama terbengkalai, Flyover Nurtanio di Bandung akhirnya bisa digunakan. Meski begitu, operasinya masih terbatas. Hanya satu jalur yang dibuka untuk umum.
Seorang petugas di lokasi mengonfirmasi hal ini. "Ini mulai dioperasikan secara terbatas, satu jalur dulu," ujarnya.
Namun begitu, jangan bayangkan lalu lintas langsung lancar. Di sekitar kawasan itu, kemacetan masih jadi pemandangan biasa, apalagi saat jam-jam sibuk. Arus kendaraan terpantau cukup padat.
Pantauan pada Minggu (4/1/2026) menunjukkan, kendaraan sudah bisa melintas dari arah Jalan Nurtanio menuju Jalan Abdurrahman Saleh. Tapi antrean panjang masih mengular di akses menuju flyover. Rupanya, banyak pengendara yang masih berusaha menyesuaikan diri dengan pola lalu lintas baru ini di masa uji coba.
Proyek yang menghubungkan dua jalan utama itu sebenarnya sudah digarap sejak tiga tahun silam. Target penyelesaian akhir tahun 2025 pun meleset, membuatnya sempat mangkrak. Baru sekarang warga bisa merasakan manfaatnya, walau belum sepenuhnya.
Jembatan layang ini punya panjang 550 meter dengan lebar 11 meter. Dan soal biaya? Tentu tidak sedikit.
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY, menyebutkan angka yang fantastis.
"Pengerjaan Flyover Nurtanio ini memakan biaya kurang lebih 62 miliar rupiah," kata AHY pada Jumat (12/12).
Jadi, meski sudah beroperasi, cerita flyover ini belum benar-benar usai. Uji coba satu jalur ini menjadi babak baru setelah penantian panjang warga Bandung.
Artikel Terkait
Tiga Pelajar di Sragen Diamankan Polisi Usai Siaran Langsung TikTok Berpocong yang Resahkan Warga
PDAM Makassar Matikan Aliran Air 24 Jam di 17 Wilayah Akibat Perbaikan Pipa Bocor
Polisi: Tersangka Pemerkosaan dan Pembunuhan Siswi SD di Makassar Kecanduan Film Porno dan Narkoba
Gempa M 5,1 Guncang Timor Tengah Selatan, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami