Kalau bicara soal drama China yang menggabungkan ketegangan aksi dengan percikan romansa, My Dear Guardian pasti masuk daftar. Serial ini menghadirkan Johnny Huang dan Li Qin sebagai dua karakter utama yang dunianya bagai langit dan bumi: seorang perwira pasukan khusus dan seorang dokter bedah. Kisah cinta mereka justru mekar di tempat paling tak terduga di tengah medan misi yang mematikan.
Dengan total 40 episode, setiap bagiannya sekitar 45 menit, tayangan ini bisa kamu saksikan di beberapa platform streaming legal. iQIYI, WeTV, dan Mango TV adalah beberapa tempatnya.
Ceritanya berpusat pada Liang Muze, diperankan oleh Johnny Huang. Dia adalah mayor di pasukan khusus kawasan militer G, sosok yang dingin dan sangat disiplin. Latarnya penuh dengan luka dan kenangan kelam dari medan tempur. Hidupnya terasa tertutup, jauh dari urusan hati.
Namun begitu, segalanya mulai berubah saat dia bertemu Xia Chu. Karakter yang diperankan Li Qin ini adalah dokter dari tim medis bantuan luar negeri. Berbeda dengan Muze, dia hangat, penuh dedikasi, dan punya ketenangan yang luar biasa saat menghadapi situasi genting. Pertemuan pertama mereka terjadi di garis depan, dalam sebuah tugas berbahaya yang mempertemukan dua dunia yang sama sekali berbeda.
Seiring waktu, mereka dipaksa bekerja sama dalam berbagai operasi berisiko tinggi. Dari sinilah benih-benih kedekatan mulai tumbuh. Awalnya murni profesional, tapi lama-lama jadi lebih dari itu. Mereka bahkan terlibat dalam upaya membongkar kasus penculikan oleh teroris, sekaligus mengungkap jaringan kriminal yang mencuri rahasia militer.
Di sisi lain, kehadiran Xia Chu pelan-pelan membuka tembok yang dibangun Liang Muze. Keteguhan dan kelembutan sang dokter menjadi semacam penawar bagi kerasnya hidup yang dijalani sang prajurit. Mereka seringkali harus tinggal satu atap selama misi, dan dari kebersamaan yang sederhana itulah, ikatan emosional mereka menguat.
Cinta mereka bukan cuma lahir dari momen-momen heroik saling menyelamatkan. Tapi justru dari rutinitas dan saling percaya yang dibangun sehari-hari.
Pada akhirnya, Liang Muze dan Xia Chu bukan cuma sukses menuntaskan tanggung jawab mereka sebagai tentara dan tenaga medis. Di bawah tekanan ancaman yang konstan, mereka berhasil menjaga perasaan yang telah tumbuh, membuktikan bahwa cinta bisa tetap hidup bahkan di tengah pengabdian yang paling berat sekalipun.
Artikel Terkait
BMKG Pastikan Gempa Kuat di Fiji Tak Picu Ancaman Tsunami bagi Indonesia
Kementerian Pertanian Pastikan Harga Ayam di Pasar Minggu Masih Sesuai Acuan
Pakar APINDO Ingatkan KUHP Baru Bisa Tak Efektif Jika Penegak Hukum Bermasalah
IKA Unhas Salurkan 22 Ton Beras untuk Program Ramadhan