Di sisi lain, proses pemakaman telah dilangsungkan lebih dulu. Sabtu siang, ketiga korban Siti Solihah (50), Afiah Al Adilah Jamaludin (28), dan Adnan Al Abrar Jamaludin (14) akhirnya beristirahat di TPU Rorotan. Prosesi dimulai sekitar pukul satu lebih dua puluh. Isak tangis melepas setiap jenazah yang diturunkan ke liang lahat.
Khadafi, anak sulung Solihah yang pertama kali menemukan kejadian mengerikan itu, menyambangi satu per satu makam keluarganya. Dia menaburkan bunga, berdoa pelan. Di depan makam kakaknya, Afiah, dia tak kuasa.
rintihnya, sesenggukan.
Sementara itu, kabar terbaru menyebutkan satu anggota keluarga lain, Abdullah Syauqi Jamaludin (23), masih bertahan di rumah sakit. Kondisinya kritis, masih membutuhkan perawatan intensif.
Lalu, apa penyebab pastinya? Polisi masih menyelidiki. Autopsi memang sudah selesai, tapi penyidik masih menunggu. Hasil pemeriksaan toksikologi dinanti untuk memastikan ada tidaknya racun atau faktor lain di balik kematian bertiga ini. Semuanya masih gelap, penuh tanda tanya.
Artikel Terkait
Siklon Jenna Menguat, Gelombang Tinggi Ancam Perairan Indonesia
Kolombia Tampik Ancaman Trump, Kerja Sama Anti-Narkoba Tetap Jalan
Etika di Era Digital: Ketika Layar Ponsel Mengaburkan Batas Kesopanan
Venezuela Tercekik: Dari Ladang Minyak ke Jerat Sanksi AS