Di Pelabuhan Tanjung Priok, Jumat lalu, suasana tampak sibuk. Petugas Palang Merah Indonesia (PMI) terlihat memuat berbagai peralatan ke atas kapal. Target mereka jelas: membersihkan ribuan rumah dari lumpur bencana di Sumatera dan Aceh sebelum bulan Ramadan tiba. Dengan begitu, warga bisa segera pulang dan jumlah pengungsi berkurang drastis.
Ketua Umum PMI, Jusuf Kalla, yang hadir di lokasi, menekankan bahwa fokus bantuan kali ini benar-benar pada kebersihan lingkungan. Khususnya, rumah-rumah warga yang masih terendam material sisa bencana.
Begitu penjelasan Kalla saat ditemui di tepi dermaga.
Menurutnya, pembersihan rumah ini adalah kunci. Selama rumah masih kotor dan tak layak huni, warga akan memilih bertahan di pengungsian. Ia membeberkan pembagian tugas. Pemerintah, lewat BNPB, akan fokus ke jalan dan fasilitas umum. Sementara PMI mengambil peran yang tak kalah berat: membersihkan rumah penduduk satu per satu.
lanjutnya.
Artikel Terkait
Arus Balik Libur Tahun Baru 2026: 155 Ribu Kendaraan Serbu Jakarta
Lebih dari 16 Ribu Korban Banjir Sumatera Pilih Uang Tunai Daripada Hunian Darurat
Bentrokan Berdarah Guncang Iran, Enam Tewas dalam Gelombang Kerusuhan Terbaru
Gen Z dan Ancaman Gelombang Protes yang Bisa Menggoyang Pemerintahan Baru