Menkes: Hanya Empat Puskesmas yang Masih Tertutup Lumpur Pascabencana

- Jumat, 02 Januari 2026 | 19:36 WIB
Menkes: Hanya Empat Puskesmas yang Masih Tertutup Lumpur Pascabencana

Di Pelabuhan Tanjung Priok, Jumat lalu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin bertemu dengan Ketua PMI Jusuf Kalla. Pertemuan itu tak cuma seremonial belaka. Dalam kesempatan tersebut, Budi memberikan kabar terbaru soal pemulihan fasilitas kesehatan pascabencana di Sumatera dan Aceh. Kabarnya cukup menggembirakan.

“Nah dari sektor kesehatan sendiri, alhamdulillah teman-teman, kita ada 87 rumah sakit yang terdampak, 3 provinsi. 9 itu sama sekali nggak bisa beroperasi,” ujar Budi.

Tapi kondisi itu tak berlangsung lama. Menurutnya, dalam kurun dua minggu saja, berkat dukungan dari berbagai pihak, semua rumah sakit yang sempat lumpuh itu akhirnya bisa berfungsi kembali. Pemulihan berjalan cepat.

Lain cerita dengan puskesmas. Jumlah yang terdampak jauh lebih besar, mencapai 867 unit. Awalnya, lebih dari 180 di antaranya tutup total. Namun begitu, upaya perbaikan berjalan masif. Kini, tinggal empat puskesmas yang masih belum bisa melayani masyarakat.

“Alhamdulillah bantuan semua teman-teman, sekarang sudah tinggal 4 yang belum beroperasi,” katanya.

Keempatnya tersebar di lokasi yang terpencil. Satu di Rusip Antara, Aceh Tengah. Lalu ada di Lokop, Aceh Timur, yang kondisinya disebutnya ‘bener-bener hancur’. Kemudian di Jambur Laklak, Aceh Tenggara, dan satu lagi di Bireuen. Kendala utamanya? Akses yang sulit dan lumpur tebal yang masih menyelimuti.

“Ini 4 ini belum karena memang ininya masih tinggi. Lumpurnya masih tinggi. Jadi saya lihat Pak (Jusuf Kalla) JK itu punya alat keduk yang ekskavator tapi kecil,” jelas Budi, menggambarkan situasi di lapangan.

Lumpur itu, menurut penuturannya, masih setinggi satu meter dan memenuhi ruangan. Alat berat besar sulit masuk ke lokasi. Di sinilah ekskavator kecil milik PMI yang disebutkannya diharapkan jadi solusi. Dengan bantuan alat itu, proses pembersihan bisa segera dilakukan.

Harapannya jelas. “Mudah-mudahan seminggu lagi bisa selesai lah yang 4 itu,” tutup Menkes. Jika target itu tercapai, maka seluruh fasilitas kesehatan utama di daerah bencana telah pulih dan siap kembali melayani.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar