Wilayah Pidie Jaya masih berjuang bangkit dari amukan banjir dan tanah longsor. Bupati setempat, Sibral Malasyi, dengan nada prihatin menggambarkan betapa parahnya dampak bencana itu. Menurutnya, kerusakan infrastruktur air benar-benar jadi masalah utama.
"Kami di kabupaten Pidie Jaya kemarin berdampaknya hampir satu kabupaten," ujarnya.
Pernyataan itu disampaikan Malasyi dalam rapat koordinasi pascabencana, Selasa (30/12) lalu. Rapat yang dipimpin beberapa pimpinan DPR itu juga dihadiri sejumlah menteri. Mulai dari Mendagri Tito Karnavian, MenPU Dody Hanggodo, hingga Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa. Perwakilan dari BUMN seperti Telkomsel dan PLN juga hadir.
Di sisi lain, kerusakan tak cuma berhenti di situ. Malasyi menyebut setidaknya tujuh aliran air mengalami kerusakan serius. Belum lagi tujuh sungai lain yang juga bermasalah. Tapi yang paling mengkhawatirkan adalah hancurnya sistem penyediaan air bersih.
"Kami di Pidie Jaya, 3 WTP (water treatment plant) yang ada habis dibawa arus," tuturnya lagi.
Artikel Terkait
KPK Dalami Pembelian Rumah Tersangka Bupati Bekasi Nonaktif
Italia Gagal ke Piala Dunia 2026 Usai Ditaklukkan Bosnia Lewat Adu Penalti
Turki Pastikan Tiket ke Piala Dunia 2026 Usai Kalahkan Kosovo
Mahfud MD Sebut Penyiraman Aktivis Andrie Yunus sebagai Operasi Intelijen