Padahal, seharusnya jalan utamanya adalah bekerja. Berkarya nyata. Dengan begitu, pengakuan dunia akan datang dengan sendirinya melihat kinerjanya. Sayangnya, dia memilih jalan pintas. Dia, menurutnya, tidak sanggup melakukan hal yang lebih substantif itu."
Hasanudin Abdurakhman
Opini itu muncul di tengah catatan perjalanan yang cukup padat. Baru setahun menjabat, Prabowo Subianto disebut telah melakukan 35 kali kunjungan kerja ke luar negeri. Angka itu memicu berbagai tafsir, dari yang melihatnya sebagai diplomasi aktif hingga yang sinis seperti komentar di atas.
Artikel Terkait
Pemprov Sulsel Tegaskan Anggaran Sewa Helikopter Rp 2 Miliar Belum Direalisasi
Arus Balik Lebaran 2026 Resmi Berakhir, 3,38 Juta Kendaraan Masuk Jabotabek
Kebocoran Diduga Picu Ledakan dan Kebakaran di SPBE Cimuning Bekasi
Aturan Larangan Ponsel di Sekolah Makassar Picu Pro-Kontra di Kalangan Siswa