“Pelanggannya beragam banget,” kata Emmy. “Ada yang dari Jogja, Jawa Tengah, bahkan sekarang banyak hotel dan kafe yang langganan ke sini.”
Untuk memenuhi permintaan yang begitu luas, rak-rak di toko ini dipenuhi lebih dari 5.000 jenis produk. Harganya? Bervariasi sekali. Anda bisa dapatkan item seharga seribuan, sampai yang harganya mencapai dua juta rupiah.
Namun, ada satu produk yang punya daya tarik khusus. Merk POIN dari PT Pondasi. Menurut Emmy, produk ini hanya bisa ditemukan di Intisari. “Merk POIN itu cuma ada di sini. Asalnya tetap dari sini,” jelasnya. Ini jelas menjadi daya pikat tersendiri bagi para pelanggan setia.
Di sisi lain, Intisari tak cuma menjual. Mereka juga berbagi ilmu. Di baking studio milik mereka, kelas dan demo masak rutin digelar. Minimal sebulan sekali, bahkan bisa sampai empat kali. Mereka mendatangkan chef profesional untuk berbagi keahlian.
“Terbuka untuk umum,” pungkas Emmy mengenai aktivitas di studio tersebut. Untuk jadwal pastinya, masyarakat bisa cek langsung ke media sosial toko. Intisari bukan sekadar toko; ia sudah jadi bagian dari cerita banyak orang di Yogyakarta.
Artikel Terkait
Prabowo Soroti Bunga Rentenir 1% Sehari, Targetkan Kredit Koperasi 6% Setahun
Kapal Wisatawan Karam di Batubara, 64 Penumpang Selamat
Operasi Ketupat Polres Bone Merambah Destinasi Wisata Libur Lebaran
Gempa Magnitudo 2,4 Guncang Labuhanbatu Utara, Tak Ada Laporan Kerusakan