Di tengah riuh Rapimnas Golkar di Jakarta Barat, Sabtu lalu, Bahlil Lahadalia menyampaikan pesan yang tegas. Ketua Umum partai itu menegaskan, Golkar tak boleh disalahgunakan. Tujuannya harus jelas: memperjuangkan kesejahteraan rakyat, bukan sekelompok pengusaha.
Bahlil sendiri bersikukuh, dia tak pernah menjadikan partai sebagai kendaraan pribadi. Baik untuk urusan bisnis maupun kepentingan lainnya. Malah, dia meminta para kadernya berani menegur jika suatu saat dia terlihat melenceng.
“Tolong ingatkan saya. Saya ingin menjadi Ketua Umum Partai Golkar tidak akan pernah saya menjadikan partai Golkar untuk mengurus kepentingan pribadi saya. Apalagi usaha saya, jangan pernah kalian pikir, enggak akan pernah,”
Ucapnya lantang di hadapan para peserta rapat. Pernyataan itu sekaligus menepis segala prasangka.
Menurut Bahlil, dia juga tak pernah meminta dilayani secara berlebihan. Justru sebaliknya. “Saya sudah tahu bagaimana cara mengurus pribadi saya sejak kecil,” katanya. Gaya hidup mandiri itu dia jadikan pembeda. “Saya dilahirkan bukan untuk diurus, tapi untuk mengurus. Itulah perbedaan saya yang substantif.”
Di sisi lain, dia mengkritik budaya mengurus secara berlebihan di tubuh partai. Baginya, Golkar adalah aset bersama, milik negara, bukan alat untuk melayani individu.
“Jangan lagi ada cara-cara seolah-olah kita harus urus orang per orang. No. Partai ini adalah milik kita bersama. Partai ini adalah aset negara,”
tegasnya.
Melihat ke depan, Bahlil punya target yang jelas: meningkatkan suara Golkar di Pemilu 2029. Namun begitu, jalan menuju sana harus ditempuh dengan solid. Semua keputusan, ditegaskannya, harus lahir dari musyawarah, bukan dari keinginan satu atau dua orang saja.
“Itu kerja kita semua enggak ada yang lebih hero, enggak ada. Semuanya yang punya kontribusi itu,” pungkasnya. Sebuah penekanan bahwa di partai ini, tak ada pahlawan kesepian. Semua bergerak bersama.
Artikel Terkait
Gempa M 5,1 Guncang Timor Tengah Selatan, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
Justin Hubner Ternyata Berdarah Makassar, Foto Prewedding dengan Jennifer Coppen Pakai Busana Adat Bugis Curi Perhatian
Mendikdasmen Kunjungi Pulau Arar, Pastikan Pendidikan Merata hingga Wilayah Terpencil Papua
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Timor Tengah Selatan NTT, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami