Drama China berjudul Cambrian Period itu pertama kali muncul di layar kaca sekitar pertengahan 2017, tepatnya antara Mei dan Juni. Dibintangi oleh dua wajah yang tak kalah menarik, Hou Ming Hao dan Zhou Yu Tong, serial ini langsung menarik perhatian.
Durasi 40 episode yang diusungnya ternyata cukup untuk membangun sebuah cerita yang padat. Alurnya? Penuh aksi dan ketegangan. Yang menarik, selain unsur thriller yang kental, ada juga sentuhan romansa yang diselipkan. Kombinasi ini bikin penonton penasaran dan enggan berhenti menonton.
Buat kamu yang suka cerita misteri plus gejolak emosi, kayaknya drama ini cocok. Kalau mau nonton, Cambrian Period bisa diakses lewat Youku. Nah, berikut ini cerita singkatnya.
Kisahnya berpusat pada Tang Ying, diperankan oleh Zhou Yu Tong. Dia adalah mantan aktris yang kariernya mentok. Pahit memang, tapi dia memilih untuk keluar dari dunia hiburan dan memulai babak baru hidupnya.
Pilihannya jatuh pada Pulau Selatan, atau Nanzhan Bu. Tempat yang dikenal bebas visa dan pajak ini tampak seperti surga. Di sana, Tang Ying berusaha bertahan hidup dengan berjualan jasa daigou atau titip belanja.
Tapi jangan salah. Di balik pemandangan indah dan gemerlapnya, pulau ini ternyata sarang kejahatan. Jaringan kriminal besar menguasai wilayah itu, dengan berbagai geng yang menjalankan bisnis haram secara diam-diam. Situasi ini memaksa polisi turun tangan dengan operasi rahasia.
Tanpa diduga, Tang Ying justru terseret ke dalam konflik berbahaya antara aparat dan para penjahat. Hidupnya yang awalnya mencari ketenangan, berubah jadi penuh ancaman.
Di tengah kekacauan itu, dia bertemu dengan Jian Zi, seorang bartender yang penuh misteri. Pria tampan yang diperankan Hou Ming Hao ini ternyata seorang pembunuh bayaran yang hidup di dunia gelap.
Tak lama kemudian, Tang Ying juga berkenalan dengan Li Yong Ji. Diperankan Mike He, pria ini adalah seorang komisaris polisi yang tegas dan bertekad baja untuk membersihkan pulau dari organisasi triad.
Nah, di sinilah dilemanya. Tang Ying terjepit di antara dua pria dari kubu yang saling bermusuhan. Perasaannya mulai tercabik-cabik, sementara bahaya mengintai di setiap sudut.
Permainan kekuasaan, uang, dan nyawa manusia membuat segalanya makin ruwet. Setiap pilihan yang diambil bisa berujung pada pengkhianatan, atau bahkan kematian.
Di pulau yang cantik namun mematikan ini, Tang Ying harus berjuang mati-matian untuk bertahan hidup. Pertanyaannya, akankah dia selamat? Atau justru terperangkap selamanya dalam lingkaran kriminal yang gelap?
Artikel Terkait
Mobil Boks Terguling di Jalur Banjar-Pangandaran, Sopir Terjebak Dua Jam
Kericuhan Usai Persib Kalahkan Bhayangkara, Suporter Lempar Flare ke Arah Steward
Shakhtar Donetsk Jamu Crystal Palace di Semifinal Conference League di Polandia Akibat Perang
Braga dan Freiburg Bersaing Ketat di Semifinal Liga Europa, Leg Kedua Jadi Penentu