Pada Minggu siang (23/11) yang terik, sekitar pukul 11.20 WIB, suasana di Kelurahan Lingkar Selatan, Kecamatan Lengkong, Kota Bandung, tiba-tiba berubah jadi chaos. Enam rumah di kawasan yang padat itu dilalap si jago merah.
Yang bikin pilu, dalam peristiwa ini ada satu nyawa melayang. Korban adalah seorang anak berkebutuhan khusus berusia 23 tahun, dengan inisial ZEC. Dia adalah anak dari salah satu pemilik rumah yang ikut terbakar.
Kepala Dinas Damkarmat Kota Bandung, Soni Bakhtiyar, mengonfirmasi kabar duka ini.
"Anak dalam kondisi berkebutuhan khusus dengan usia 23 tahun meninggal dunia," ujarnya, seperti dilansir Antara.
Nah, begitu laporan masuk, petugas langsung bergerak cepat. Mereka mengerahkan 10 unit mobil damkar yang didukung oleh 35 personel. Tapi api memang keras kepala. Butuh waktu hampir satu jam untuk sepenuhnya menguasai situasi. Baru sekitar pukul 12.18 WIB kobaran api berhasil dipadamkan.
Soni juga sempat menjelaskan respons timnya. “Kami tiba di lokasi sekitar lima menit setelah laporan masuk, dengan objek yang terbakar kurang lebih enam petak rumah dengan luas area sekitar 144 meter persegi,” katanya.
Lalu, apa penyebabnya? Dugaan sementara yang beredar, titik awal api berasal dari kompor milik orang tua ZEC. Miris, ya. Sebuah insiden yang dimulai dari hal sepele, tapi berakhir dengan korban jiwa.
Artikel Terkait
Mufli Hidayat Perpanjang Kontrak di PSM Makassar, Bantah Rumor Pindah ke PSS Sleman dan Persebaya
Afrika Selatan Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, 13 Tim Sudah Pastikan Tiket
Trans Sulsel Angkut 1,15 Juta Penumpang dalam Setahun Usai Dikelola Pemprov
Brasil Hancurkan Skotlandia 3-0, Pastikan Puncak Klasemen Grup C Piala Dunia 2026