Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi delapan korban meninggal dalam musibah tanah longsor di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Evakuasi dilakukan pada hari ketiga pencarian, Sabtu (15/11), dengan rincian korban yang telah ditemukan.
Daftar Korban Meninggal Tanah Longsor Cilacap
- Muhamad Hafiz (6 tahun)
- Nur Isnaini (30 tahun)
- Asmanto (70 tahun)
- Dani Setiawan (29 tahun)
- Rizky Pratama Ramadhan (9 tahun)
- Febriansyah (5 tahun)
- Santini (28 tahun)
- Rusyanto (60 tahun)
Kepala Kantor SAR Cilacap, M. Abdullah, memaparkan kronologi penemuan korban. Di lokasi worksite A-2, tim menemukan Muhamad Hafiz pukul 10.06 WIB, disusul Nur Isnaini pukul 10.44 WIB, dan Asmanto dengan bagian tubuh yang teridentifikasi pukul 11.37 WIB dan 14.40 WIB. Sementara di worksite A-3, ditemukan Dani Setiawan pukul 13.45 WIB, Rizky Pratama Ramadhan pukul 13.43 WIB, Febriansyah pukul 13.39 WIB, serta Santini pukul 13.39 WIB. Adapun di worksite A-1, Rusyanto berhasil dievakuasi pukul 14.21 WIB.
Seluruh korban telah dibawa ke RSUD Majenang untuk proses identifikasi dan penanganan lebih lanjut. Hingga saat ini, operasi pencarian masih berlanjut untuk menemukan 12 warga yang dinyatakan hilang.
Abdullah mengungkapkan kendala utama dalam operasi ini adalah material longsoran yang tebal dan luas, ditambah cuaca yang tidak menentu. Pencarian akan dilanjutkan pada hari Minggu dengan memfokuskan penggunaan alat berat dan anjing pelacak.
Bencana tanah longsor ini terjadi pada Kamis (13/11) sekitar pukul 19.30 WIB, yang melanda dua dusun di Desa Cibeunying, yaitu Dusun Tarukahan dan Dusun Cibuyut.
Artikel Terkait
Anies Baswedan: Jika Aturan Zonasi Ketat Diterapkan, 75 Persen Jakarta Bisa Jadi Ruang Hijau
Ijazah Jokowi Tersangkut di Polda, Sidang Citizen Lawsuit di Solo Terus Berlanjut
Prabowo Serahkan Bonus Rp 456 Miliar, Pesan Khusus untuk Atlet SEA Games
Dari Gilgamesh ke Amazon: Kisah Abadi Manusia dan Kutukan Hutan