Khususnya, Rusia telah dikecualikan dari Society for Worldwide Interbank Financial Telecommunication (SWIFT) oleh Uni Eropa, AS, dan Inggris sebagai bagian dari sanksi terkait peristiwa di Ukraina.
SWIFT merupakan jaringan keamanan tinggi yang memfasilitasi transfer uang antar lembaga keuangan global.
Pembatasan akses Rusia ke SWIFT dianggap sebagai sanksi ekonomi yang sangat berat karena mengisolasi Moskow secara ekonomi.
Sejak itu, Rusia mencari alternatif dan membangun jaringan perdagangan dengan negara-negara seperti Iran, khususnya di kawasan Afrika, Asia, dan Timur Tengah.
Iran menjadi salah satu mitra utama Rusia dalam upaya memperluas kerja sama ekonomi dan perdagangan di tengah tekanan sanksi dari Barat.***
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: kabarpalu.net
Artikel Terkait
Macron Serukan Koalisi Kemerdekaan untuk Lawan Dominasi AS dan China
Iran Klaim Tembak Jatuh Dua Jet Tempur AS, Bantah Klaim Trump Soal Pertahanan Udara
Akademisi Soroti Troll Army sebagai Alat Baru Propaganda Politik di Era Digital
Trump Ancam Rebut Pulau Kharg, Ultimatum AS ke Iran Berakhir 6 April