Di sisi lain, Rizal juga mendesak pemerintah agar bersikap lebih lantang. Sebagai bagian dari BoP, Indonesia harus tegas mengutuk serangan Israel baru-baru ini ke Kamp Pengungsi Ghaith, Al-Mawasi, Khan Younis. Serangan itu, kata dia, adalah sebuah tragedi.
Puluhan warga Palestina dilaporkan syahid. Menurutnya, menyerang warga sipil seperti itu jelas tindakan keterlaluan, sebuah pelanggaran berat hukum humaniter internasional. Belum lagi, serangan itu terjadi di tengah kesepakatan gencatan senjata, setelah semua sandera dibebaskan dan jenazah sandera terakhir diserahkan.
“Indonesia tidak boleh terjebak dalam forum perdamaian yang justru dipakai untuk melegitimasi penjajahan dan pembantaian,” pungkasnya.
Nada kritiknya jelas: diplomasi jangan sampai jadi alat pembenaran bagi kekerasan.
Artikel Terkait
Iran Tuntut Penarikan Pasukan AS dan Ganti Rugi sebagai Syarat Akhiri Perang
Menteri Iran Tuduh Israel Sensor Dampak Serangan Balasan
Iran Bantah Klaim Israel Soal Nasib Khamenei, Sebut Perang Mental
Netanyahu Perintahkan Persiapan Darurat Menghadapi Eskalasi dengan Iran