Melanie Subono Sindir Riders YouTuber: Minta Helikopter, Padahal Acara di Cipete!

- Minggu, 09 November 2025 | 19:40 WIB
Melanie Subono Sindir Riders YouTuber: Minta Helikopter, Padahal Acara di Cipete!

Melanie Subono Kritik Riders YouTuber Indonesia: "Jangan Aneh-aneh!"

Melanie Subono, promotor musik ternama Indonesia, mengungkapkan pengalamannya menghadapi permintaan riders yang tidak masuk akal dari para YouTuber dan artis baru yang sedang naik daun.

Pengalaman Puluhan Tahun di Dunia Promotor Musik

Putri dari legenda promotor Adrie Subono ini berbagi cerita saat menjadi bintang tamu podcast Grace Tahir. Dengan pengalaman puluhan tahun, Melanie mengaku sering menghadapi permintaan riders yang aneh dari artis Tanah Air.

Riders Aneh dari Artis Baru vs Artis Senior

Menurut Melanie, justru artis yang baru populer seringkali memiliki permintaan riders lebih aneh dibandingkan artis senior bahkan artis internasional. Hal ini disebabkan karena mereka merasa sedang berada di puncak popularitas.

"They know exactly, gue lagi di posisi mana, gue tahu all eyes on me, dan gue tahu gue powerful right now. Itu tuh kombinasi yang eneg sih aku," ujar Melanie dalam YouTube Iso Late Show.

Contoh Riders Tidak Masuk Akal

Melanie menceritakan pengalaman menangani artis YouTube yang meminta dijemput menggunakan helikopter untuk sebuah acara. Padahal, lokasi penjemputan dan acara tidak memungkinkan untuk transportasi udara.

"Dia harus dijemput pakai helikopter. Bukannya saya nggak mau, rumah lo di Cipete, nyet! Mau dijemput di mana tuh helikopter? Mau turun di mana?" jelasnya.

Pesan untuk Para Artis

Melanie menilai permintaan riders yang tidak realistis menunjukkan kurangnya pemahaman artis terhadap situasi lapangan. Dengan tegas ia menyampaikan pesan: "Jangan aneh-aneh."

Cerita Melanie Subono ini menjadi perhatian publik mengenai fenomena riders tidak wajar di industri hiburan Indonesia, khususnya dari kalangan YouTuber dan artis baru yang sedang populer.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar