Seo Yea Ji Resmi Bergabung dengan Agensi Baru, Siap Comeback Setelah Vakum 4 Tahun

- Jumat, 17 Juli 2026 | 06:00 WIB
Seo Yea Ji Resmi Bergabung dengan Agensi Baru, Siap Comeback Setelah Vakum 4 Tahun

Aktris Seo Yea Ji resmi menandatangani kontrak eksklusif dengan B.Wave Entertainment, agensi yang dikenal dengan kemampuan produksi kontennya. CEO B.Wave Entertainment, Koo Bon Young, mengumumkan kabar tersebut kepada media lokal pada 16 Juli 2026.

“Kami telah meneken kontrak eksklusif dengan aktris Seo Yea Ji. Dengan kapabilitas B.Wave Entertainment dalam konten produksi, kami akan mendukung penuh karier sang aktris,” ujarnya.

Koo Bon Young menambahkan bahwa pihaknya berencana mengembangkan karier Seo Yea Ji di bidang yang lebih luas. “Ke depannya, Seo Yea Ji juga akan berkomunikasi lebih aktif dengan publik,” imbuhnya.

Kepindahan ini terjadi setelah Seo Yea Ji menyelesaikan kontraknya dengan Sublime Artist Agency pada 2025. Selama empat tahun terakhir, aktris yang dikenal lewat drama It’s Okay to Not Be Okay itu nyaris tidak tampil di layar kaca akibat skandal yang melandanya.

Pada 2021, Seo Yea Ji mendapat kritik publik karena skandal hubungan asmaranya dengan Kim Jung Hyun dan dugaan kekerasan di sekolah yang kemudian dibantah sang aktris. Dampaknya, Yuhan Care yang menunjuknya sebagai brand ambassador pada pertengahan 2020 memutuskan kontrak dan menggugatnya atas pelanggaran kontrak. Perusahaan itu menuntut ganti rugi sebesar KRW1,27 miliar, dengan alasan Seo Yea Ji melanggar klausul yang melarang brand ambassador terlibat dalam tindakan yang merusak reputasi publik figur.

Sejak skandal itu, Seo Yea Ji hampir tidak pernah membintangi drama lagi. Drama Eve yang dirilis pada 2022 menjadi proyek layar kaca terakhirnya sebelum vakum. Kini, setelah empat tahun absen, ia dikabarkan tengah mempertimbangkan comeback lewat drama thriller adaptasi webtoon populer, Forest of Humans.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags