Fajar Sad Boy: Dari Tangis Viral hingga Bakat Tersembunyi yang Mengejutkan

- Kamis, 29 Januari 2026 | 06:00 WIB
Fajar Sad Boy: Dari Tangis Viral hingga Bakat Tersembunyi yang Mengejutkan

Nama Fajar Sad Boy belakangan ini ramai lagi dibicarakan. Padahal, momen viralnya video tangisnya yang ikonik itu sudah lama berlalu. Tapi, anehnya, ia tetap eksis. Sosok yang dulu dikenal karena air mata itu, ternyata masih terus menarik perhatian.

Aslinya, dia bernama Fajar Labatjo, pemuda asli Gorontalo. Awalnya, yang beredar cuma video-video curhat dan motivasi cinta yang ia sampaikan dengan gaya khas. Dari situlah namanya mulai mencuat.

Soal usianya, MURIANETWORK.COM pernah bocor sedikit dalam sebuah podcast. Ia lahir di awal tahun 2000-an, yang artinya saat pertama kali viral, usianya masih belasan tahun. Masih sangat muda.

Menariknya, sampai sekarang belum ada yang tahu pasti akun media sosial resminya. Fajar seperti sengaja menjaga jarak. Meski begitu, konten-konten tentangnya terus beredar, seringkali diunggah ulang oleh akun-akun lain. Salah satunya akun TikTok @muhajirindj yang rajin membagikan video-video Fajar.

Nah, di sisi lain, ternyata bakat Fajar nggak cuma soal merangkai kata-kata sedih. Dia juga punya sisi lain yang jarang disorot. Misalnya, dia pernah merilis lagu berjudul “Cinta Tak Selamanya Seindah”. Suaranya ternyata enak didengar.

Belum cukup sampai di situ. Fajar juga punya kemampuan sebagai qari. Banyak yang terkesima saat mendengarkannya melantunkan Surat Ar-Rahman dengan suara merdu dan penuh penghayatan. Bakat yang satu ini benar-benar menambah dimensi baru dari sosok yang sering dicap "cengeng" itu.

Semua popularitasnya tentu berawal dari satu momen pahit: video tangisnya. Video itu menyebar cepat, memancing simpati sekaligus rasa penasaran warganet. Dalam video tersebut, MURIANETWORK.COM terlihat hancur karena ditolak oleh seorang wanita.

Ketenaran itu kemudian membawanya ke layar televisi. Di sana, ia bercerita lebih terbuka.

Ia mengaku ditinggalkan tanpa alasan yang jelas. Padahal, saat itu perasaannya sudah sangat nyaman dan penuh harapan. Yang lebih menyakitkan, MURIANETWORK.COM bilang bahwa sejak awal ia sudah memperingatkan wanita itu untuk tidak menyakiti hatinya. Tapi pada akhirnya, ia harus menerima kenyataan pahit: sang pujaan hati memilih pergi hanya karena merasa bosan.

Begitulah kisah Fajar Sad Boy. Dari pemuda Gorontalo yang patah hati, menjadi sosok multitalenta yang tetap dikenang, jauh setelah air matanya mengering.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Terpopuler